Terendam Rob, Warga Timbulsloko Desak Akses dan Perlindungan Pesisir

DEMAK – Banjir rob yang terus menggenangi Dukuh Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, membuat warga berharap pembangunan infrastruktur pesisir tidak hanya mampu mengendalikan genangan, tetapi juga memperbaiki akses menuju permukiman. Harapan itu kembali disuarakan saat warga menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia (HUT ke-81 RI) di tengah genangan rob pada Senin (17/8/2026).

Genangan setinggi sekitar 50 sentimeter atau sepinggang orang dewasa tidak menyurutkan warga untuk melaksanakan upacara pengibaran bendera. Pasukan pengibar bendera dan pembaca teks proklamasi tetap menjalankan tugas meskipun harus berdiri di tengah air.

Ketua Karang Taruna (Karang Taruna) Dukuh Timbulsloko sekaligus panitia acara, Rony, mengatakan pelaksanaan upacara di tengah rob telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir setiap 17 Agustus. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyuarakan kondisi warga yang masih menghadapi dampak banjir rob.

“Upaya itu ya tujuannya nomor satu kan menghormati pahlawan-pahlawan terdahulu yang berjuang itu,” ujar Rony kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa, (18/08/2026), sebagaimana diberitakan Kompas, Selasa, (18/08/2026).

Menurut Rony, kondisi Dukuh Timbulsloko semakin memprihatinkan. Sebagian warga bertahan dengan membangun rumah panggung, sementara akses darat menuju kawasan tersebut juga semakin sulit.

“Kondisinya semakin parah kita selalu bersuara, harapan saya ya pemerintah itu, pembangunan ya akses itu,” ungkapnya.

Rony juga meminta agar warga yang terdampak rob dilibatkan dalam rencana pembangunan tanggul laut di kawasan pesisir Jawa. Ia menilai keberadaan infrastruktur pengendali banjir perlu dipastikan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi genangan.

Ia mencontohkan pembangunan Tol Semarang-Demak yang sebelumnya diharapkan turut membantu mengatasi persoalan rob. Namun, kondisi Dukuh Timbulsloko hingga kini masih terdampak genangan.

“Masalahnya gini, apa memang tanggul laut bisa menahan atau tidak adanya rob, atau mungkin memperparah gitu,” katanya.

Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Dukuh Timbulsloko berlangsung sejak 15 Agustus dengan mengangkat tema “Upacara Rakyat Timbulsloko: Merdeka dari Krisis Iklim?”. Selain upacara, kegiatan tersebut diisi pemutaran film bersama, diskusi mengenai persoalan lingkungan, pentas seni kelompok nelayan perempuan, musik, dan pertunjukan teatrikal.

Kepala Desa (Kades) Timbulsloko, Nadhiri, yang menjadi pembina upacara, turut mengingatkan perubahan kondisi wilayah tersebut. Ia mengenang bahwa pada 2009 kawasan itu masih memiliki lahan pertanian dan tambak sebelum abrasi serta banjir rob semakin memengaruhi kehidupan masyarakat.

“Saya menjabat kepala desa pertama kali, masih subur masih ada padi, palawija, ada tambak. Mulai tahun 2016 sudah seperti ini,” kata Nadhiri dalam amanatnya.

Nadhiri juga menyinggung rencana pembangunan giant sea wall atau tanggul laut raksasa yang diwacanakan Pemerintah Pusat. Ia berharap pembangunan tersebut disertai upaya perlindungan pantai sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung masyarakat pesisir.

“Mudah-mudahan dengan adanya giant sea wall, nanti terus didukung sabuk pantai. Pemerintah sudah berupaya menanggulangi daerah-daerah pesisir,” harapnya.

Bagi warga Timbulsloko, pelaksanaan upacara di tengah rob bukan sekadar peringatan kemerdekaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan abrasi, banjir rob, akses permukiman, dan kebutuhan perlindungan kawasan pesisir masih membutuhkan penanganan berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kementerian HAM Turunkan 150 Ribu Petugas ke Desa

PDF 📄TIMIKA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan 150.000 petugas tahap pertama …

HUT ke-81 RI, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Rote Ndao

PDF 📄ROTE NDAO – Upaya pemulihan kawasan pesisir di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa …

Masjid Wapauwe Bertahan 600 Tahun Berkat Aturan Adat

PDF 📄MALUKU – Masjid Tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *