Inovasi KKN Unhas Bantu Desa Salassae Sebarkan Pengetahuan Pertanian Alami

BULUKUMBA – Pengetahuan bertani alami yang selama ini berkembang melalui pendampingan langsung di Desa Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, kini mulai dialihkan ke ruang digital melalui peluncuran platform “Ensiklopedia Pertanian Alami Desa Salassae” oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).

Platform tersebut dikembangkan Syaebatul Hamdi sebagai program kerja individu untuk mendokumentasikan pengetahuan pertanian ramah lingkungan yang selama bertahun-tahun dikembangkan Komunitas Swabina Pedesaan Salassae (KSPS). Inisiatif itu sekaligus dilengkapi penyerahan modul cetak dan akses administrasi situs kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Salassae.

Sebagaimana diberitakan Radar Selatan, Rabu, (12/08/2026), digitalisasi tersebut diarahkan untuk membuat pengetahuan mengenai pupuk organik, ekstraksi Mikroorganisme Lokal (MOL), serta pemanfaatan alternatif nutrisi tanaman lebih mudah dipelajari tanpa harus bergantung pada pertemuan langsung.

Sebelum dikemas secara digital, berbagai pengetahuan tersebut lebih banyak diteruskan melalui pendampingan tatap muka dan pengetahuan lisan. Kini, materi itu dihimpun dalam satu platform yang dapat diakses masyarakat untuk mempelajari praktik pertanian alami secara mandiri.

Hamdi mengatakan langkah tersebut diharapkan tidak hanya mempertahankan pengetahuan pertanian lokal, tetapi juga memperluas jangkauan pembelajarannya.

“Melalui hadirnya website ini, saya berharap pertanian alami yang dilakukan di Desa Salassae tidak hanya dikenali oleh masyarakat lokal, tetapi bisa dikenali oleh seluruh dunia,” ungkap Hamdi.

Situs yang dikembangkan juga dirancang agar mudah digunakan pada berbagai perangkat. Di dalamnya terdapat fitur pencarian cepat, struktur data yang tertata, serta pengaturan meta tag SEO untuk membantu penyebaran materi pembelajaran melalui aplikasi pesan seperti WhatsApp.

Program tersebut mendapat dukungan Pemdes Salassae karena memberikan sarana dokumentasi sekaligus pembelajaran yang dapat digunakan dalam jangka panjang. Sekretaris Desa (Sekdes) Salassae Alfia Octavia A. Gani menilai platform digital itu dapat membantu masyarakat, terutama petani yang sedang beralih dari penggunaan pupuk kimia menuju pupuk organik.

“Inisiatif ini sangat bermanfaat, khususnya para petani yang ingin beralih dari pupuk kimia ke pupuk organik seperti yang sudah dilakukan di Desa Salassae. Apalagi Desa Salassae terkenal dengan pertanian alaminya; banyak dari kabupaten luar, bahkan peneliti dari luar negeri belajar ke KSPS bagaimana bertani alami. Di dalam website-nya juga menurut saya sudah sangat lengkap karena ada tata cara pembuatan pupuk hingga manfaat pertanian alami. Semoga website ini bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Alfia Octavia A. Gani.

Pengembangan platform sekaligus memperlihatkan bagaimana pengetahuan pertanian masyarakat dapat dipadukan dengan teknologi digital tanpa menghilangkan konteks lokal. Materi yang sebelumnya tersebar dalam praktik keseharian kini dihimpun menjadi sumber informasi yang lebih terstruktur.

Penyerahan modul dan akses pengelolaan situs kepada Pemdes Salassae juga membuka peluang agar materi tersebut terus diperbarui sesuai perkembangan praktik pertanian di lapangan. Dengan model itu, pengetahuan lokal tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi dapat dikembangkan sebagai bahan edukasi bagi masyarakat, pelajar, petani, maupun pihak lain yang ingin mempelajari pertanian alami.

Langkah tersebut memperkuat posisi Desa Salassae sebagai salah satu kawasan yang memiliki pengalaman dalam pengembangan pertanian ramah lingkungan. Pemanfaatan teknologi diharapkan membantu menjaga keberlanjutan pengetahuan tersebut sekaligus memperluas manfaatnya kepada masyarakat di luar daerah. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bantuan Pusat Masuk 115 Lokasi, Petani Demak Dibantu Hadapi Kekeringan

PDF 📄DEM​​AK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak memperkuat ketahanan sektor pertanian melalui pembangunan dan perbaikan …

Akta Kelahiran Digital Dipercepat, Desa Jadi Mata Rantai Penting

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah Desa (Pemdes) akan mendapat peran lebih besar dalam memperbarui data kependudukan …

Koperasi Merah Putih Bali Mulai Aktif, Modal Jadi Pekerjaan Rumah

PDF 📄DENPASAR – Sebanyak 174 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bali telah menjalankan usaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *