PAGAR ALAM – Sejumlah fasilitas dasar hasil program Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) mulai dimanfaatkan masyarakat Kota Pagar Alam, khususnya warga di wilayah desa dan kelurahan, setelah pembangunan sumur bor, renovasi jembatan, serta pendirian Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) selesai dilakukan pada Kamis (30/07/2026).
Program tersebut mencakup pembangunan dua sumur bor di Kelurahan Talang Camai dan Desa Petani, renovasi Jembatan Merah Putih yang berada di Desa Meringang, serta pembangunan Pos Kamling di Sumber Jaya, Kelurahan Candi Jaya. Fasilitas itu ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, dan meningkatkan keamanan lingkungan.
Sebelum adanya sumur bor, warga Desa Petani dan Kelurahan Talang Camai menghadapi kendala memperoleh air bersih, terutama ketika musim kemarau. Ketersediaan air yang terbatas dan kualitas air yang kurang baik membuat aktivitas rumah tangga maupun kegiatan ibadah masyarakat terganggu.
Norizizon, warga Kelurahan Talang Camai, mengatakan keberadaan sumur bor memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk untuk kebutuhan rumah tangga maupun rumah ibadah seperti berwudu. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini menjadi amal jariah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Norizizon sebagaimana diberitakan Bacasaja, Senin (03/08/2026).
Selain membantu kebutuhan air bersih, pembangunan infrastruktur juga menyasar akses transportasi warga. Renovasi Jembatan Merah Putih di Desa Meringang menjadi perhatian masyarakat karena jembatan tersebut merupakan jalur penting menuju kawasan perkebunan.
Perbaikan jembatan dinilai membantu warga dalam mengangkut hasil pertanian, terutama kopi, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih mudah dan aman.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan Bapak Kapolres Pagar Alam yang telah membantu merenovasi jembatan gantung ini. Kini masyarakat jauh lebih mudah dan aman membawa hasil pertanian dari kebun sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar,” ujar perwakilan warga Desa Meringang.
Di sisi lain, pembangunan Pos Kamling di Sumber Jaya turut memperkuat keamanan lingkungan. Haryanto, warga setempat, menyebut fasilitas tersebut membuat masyarakat lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan.
“Berkat kerja sama Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, camat, dan masyarakat, kini telah berdiri Pos Kamling di lingkungan kami. Alhamdulillah, situasi menjadi lebih aman dan masyarakat merasa lebih tenang dalam menjaga hasil perkebunan,” kata Haryanto.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya mengatakan program tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat.
“Program sumur bor, renovasi Jembatan Merah Putih, dan pembangunan Pos Kamling merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. Sesuai arahan Bapak Kapolda Sumatera Selatan, Polri harus hadir memberikan manfaat yang dapat langsung dirasakan masyarakat, baik melalui penyediaan sarana air bersih, pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas ekonomi, maupun penguatan keamanan lingkungan. Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Nandang.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta masyarakat. Sinergi berbagai pihak dinilai menjadi faktor penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang sesuai dengan kebutuhan warga.
Dengan hadirnya fasilitas air bersih, akses penghubung antarwilayah, dan sarana keamanan lingkungan, masyarakat berharap manfaat program tersebut dapat terus dirasakan dalam jangka panjang serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga di wilayah Pagar Alam. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara