Hujan Lebat Picu Banjir Bandang, Lima Desa di Gorontalo Utara Terdampak

GORONTALO UTARA Sedikitnya 529 kepala keluarga (KK) di lima desa di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Provinsi Gorontalo terdampak banjir bandang yang membawa lumpur dan material kayu. Meski genangan mulai surut, akses warga di sejumlah titik masih tertutup material banjir sehingga proses pemulihan terus dilakukan.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, banjir bandang terjadi setelah hujan berintensitas sedang hingga lebat mengguyur Kecamatan Biau pada Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 15.30 hingga 17.20 WITA. Saat kejadian, tinggi genangan air di beberapa kawasan permukiman dilaporkan mencapai 100 hingga 250 sentimeter.

Lima desa yang terdampak meliputi Desa Bualo dengan 132 KK terdampak, Desa Didingga sebanyak 115 KK, Desa Biau sebanyak 122 KK, Desa Omuto sebanyak 85 KK, serta Desa Luhuto sebanyak 75 KK. Ratusan rumah warga di wilayah tersebut mengalami dampak akibat banjir bandang yang membawa lumpur dan material dari daerah hulu.

Pengelola Data Pusdalops PB BPBD Provinsi Gorontalo Mohamad Nasaru mengatakan banyak rumah warga terdampak material lumpur pascabanjir.

“Hasil pemantauan kami di Desa Didingga, sebagian besar rumah warga saat ini tertimbun lumpur,” kata Mohamad Nasaru.

“Sementara beberapa rumah dan tempat usaha warga mengalami kerusakan,” sambungnya.

Selain permukiman, sejumlah kios dan tempat usaha milik warga juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat derasnya aliran air. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan terdampak.

Hingga Sabtu, 30 Mei 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo melalui BPBD Provinsi Gorontalo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorut terus melakukan asesmen, koordinasi lintas instansi, serta membantu proses evakuasi dan pembersihan lingkungan warga.

Di sisi lain, Dinas Sosial Provinsi Gorontalo bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah diterjunkan ke lokasi untuk mendukung penanganan darurat dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Peristiwa banjir bandang ini menjadi perhatian publik setelah berbagai foto dan video kondisi lapangan beredar di media sosial, sebagaimana diberitakan About Malang, Senin (01/06/2026). Upaya pemulihan diharapkan dapat mempercepat normalisasi akses dan aktivitas masyarakat di lima desa terdampak. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Isno Baco Ingin Cetak Generasi Desa Pinggang yang Berdaya Saing

PDF 📄MANGGARAI – Penguatan sumber daya manusia dan pembangunan generasi muda menjadi prioritas yang diusung …

Pilkades Pinggang Memanas, Valerius Isnoho Serukan Demokrasi Damai

PDF 📄MANGGARAI TIMUR – Komitmen membangun kualitas generasi muda menjadi salah satu fokus yang diusung …

Partisipasi Warga Meningkat, Pilkades Deliserdang Berlangsung Aman

PDF 📄DELI SERDANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap II di Kabupaten Deli Serdang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *