ACEH BARAT DAYA – Upaya percepatan peningkatan kualitas hunian warga kurang mampu di Desa Gunung Cut, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), terus digenjot melalui kolaborasi antara personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Komando Distrik Militer (Kodim) 0110/Abdya bersama masyarakat setempat. Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini memasuki tahap pengerjaan lantai dengan semenisasi dan plester yang dikerjakan secara gotong royong, Kamis (07/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan sebagaimana diwartakan Baranews Aceh, Thursday, (07/05/2026).
Fokus utama kegiatan di lapangan saat ini adalah percepatan penyelesaian struktur dasar rumah agar dapat segera ditempati oleh warga penerima manfaat. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat terlihat saling bahu membahu mengaduk material semen hingga meratakan lantai rumah, mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat dan warga dalam pembangunan berbasis partisipasi.
“Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan warga setempat agar tercipta kebersamaan serta memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.
Keterlibatan aktif warga dalam proses pembangunan tidak hanya mempercepat progres pekerjaan, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan terhadap hasil pembangunan. Kondisi ini dinilai mampu mendorong keberlanjutan pemeliharaan rumah setelah program TMMD selesai dilaksanakan.
Program TMMD ke-128 Kodim 0110/Abdya sendiri dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedesaan, khususnya dalam penyediaan hunian layak, aman, dan sehat. Selain pembangunan RTLH, program ini juga menjadi instrumen penguatan hubungan sosial antara aparat dan masyarakat di wilayah sasaran.
Masyarakat Desa Gunung Cut menyambut baik percepatan pembangunan tersebut karena dinilai membawa dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup, terutama bagi warga kurang mampu yang sebelumnya tinggal di rumah tidak layak huni. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara