MAJALENGKA – Desa Wisata Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, mulai mengandalkan teknologi animasi dua dimensi (2D) sebagai strategi promosi digital untuk memperkenalkan potensi wisata alamnya ke khalayak luas, termasuk wisatawan muda yang aktif di media sosial.
Inovasi visual berbasis animasi tersebut menjadi langkah baru dalam upaya mengatasi keterbatasan promosi konvensional yang selama ini dinilai belum maksimal menjangkau pasar wisata yang lebih luas. Melalui pendekatan digital storytelling, potensi alam desa kini dikemas lebih atraktif dan mudah dipahami.
Penggagas visualisasi tersebut, Entik Insanudin, menjelaskan bahwa Desa Bantaragung memiliki kekayaan alam yang beragam mulai dari air terjun, kawasan hutan pinus, hingga panorama perbukitan yang potensial menjadi destinasi unggulan di Jawa Barat.
“Desa Bantaragung memiliki potensi wisata alam yang sangat beragam dan menarik untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata,” sebagaimana dilansir Kompasiana, Jumat, (08/05/2026).
Dalam pengembangan konsepnya, animasi 2D digunakan sebagai media edukasi sekaligus promosi dengan menampilkan karakter pemandu wisata virtual yang membawa penonton menjelajahi berbagai destinasi desa secara naratif dan visual.
Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menyederhanakan informasi wisata yang kompleks menjadi lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami, terutama oleh generasi muda yang menjadi target utama promosi wisata digital.
Selain itu, konten animasi juga dirancang untuk disebarkan melalui berbagai platform digital seperti YouTube, TikTok, dan Instagram guna memperluas jangkauan promosi tanpa batas geografis.
Entik menambahkan bahwa penggunaan animasi 2D tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai sarana membangun identitas desa wisata yang lebih modern dan kompetitif di tengah persaingan destinasi wisata digital.
Dengan strategi ini, Desa Bantaragung diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui sektor pariwisata berbasis teknologi kreatif. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara