ROKAN HULU – Pemerintah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Muspika) Tambusai Utara memperkuat komitmen ketahanan pangan melalui panen raya jagung tahap II tahun 2026 di Desa Simpang Harapan, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Rabu (15/4/2026).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Simpang Harapan bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Harapan Jaya Lestari ini menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam meningkatkan produksi pertanian lokal.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Rohul Syafaruddin Poti, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Rohul, Camat Tambusai Utara, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tambusai Utara Heri Yuliardi, Kepala Desa (Kades) Simpang Harapan Sungkono, perangkat desa, Direktur BUMDes Mujiono, serta unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kapolsek Tambusai Utara Heri Yuliardi menegaskan dukungan aparat kepolisian dalam menyukseskan program ketahanan pangan melalui pengamanan dan pendampingan kegiatan pertanian. “Kami dari Polsek Tambusai Utara siap mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan,” ujarnya sebagaimana diberitakan Terasriau, Jumat, (16/4/2026).
Sementara itu, Kades Simpang Harapan Sungkono menyebut panen raya jagung ini sebagai bentuk nyata upaya desa dalam mendorong kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. “Panen raya ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemandirian pangan sekaligus mendorong kesejahteraan petani, khususnya di Desa Simpang Harapan,” ujarnya.
Menurutnya, komoditas jagung memiliki peran penting setelah padi dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat. Peningkatan produksi jagung lokal diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Wabup Rohul Syafaruddin Poti menambahkan bahwa program penanaman jagung memberikan dampak luas terhadap perekonomian masyarakat. “Program penanaman jagung mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur, meningkatkan pendapatan petani, serta membuka lapangan kerja baru di sektor pertanian,” tegasnya.
Panen raya ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkab Rohul dalam membangun sistem ketahanan pangan berbasis desa dengan melibatkan BUMDes sebagai penggerak ekonomi lokal.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan semakin kuat guna menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah Rohul. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara