TABALONG – Upaya mewujudkan kemandirian pangan berbasis lembaga pendidikan terus diperkuat Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Ulum di Desa Bangkiling Raya, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui pengembangan budidaya padi varietas gamagora yang melibatkan santri secara langsung.
Program ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pesantren dalam membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kapasitas keterampilan santri di sektor pertanian.
Ketua Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN) Zuraida Murdia Hamdie menyampaikan bahwa kegiatan panen perdana padi gamagora menunjukkan hasil yang cukup positif, dengan estimasi produksi mencapai sekitar 2,5 ton gabah kering giling dari lahan seluas 0,6 hektare.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga proses pembelajaran dan pembentukan kapasitas,” jelas Zuraida.
Ia menjelaskan bahwa budidaya tersebut mencakup penanaman padi gamagora seluas 0,4 hektare dan padi siam madu seluas 0,2 hektare sebagai bagian dari pengembangan sektor pertanian berbasis edukasi dan pemberdayaan.
Dalam prosesnya, para santri terlibat aktif mulai dari uji tanah, pengolahan lahan, hingga pelatihan teknis, termasuk pendampingan pengendalian hama dan pemantauan pertumbuhan tanaman secara berkala.
Meski menghadapi kendala seperti ketersediaan air yang belum merata di beberapa lahan, hasil panen tetap menunjukkan capaian yang menggembirakan.
“Kami ingin pesantren memiliki kemampuan untuk mandiri secara pangan sekaligus mencetak santri yang memiliki keterampilan praktis dan siap berkontribusi di masyarakat,” tambah Zuraida sebagaimana dilansir Antara, Jumat (17/4/2026).
Sebelumnya, Ponpes Miftahul Ulum juga telah menjalankan program Pesantren Sejahtera hasil kolaborasi YABN dengan PT Adaro Indonesia yang melahirkan sejumlah unit usaha produktif, seperti budidaya ikan patin dan nila, yang memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan pesantren.
Hasil panen padi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan internal pesantren sekaligus membuka peluang nilai tambah ekonomi melalui pengelolaan bersama.
Ke depan, Ponpes Miftahul Ulum berkomitmen terus mengembangkan sektor pertanian sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan pesantren yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di berbagai daerah. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara