Generasi Muda Desa Bengkurung Antusias Belajar Pupuk Organik

DELISERDANG – Upaya mengatasi limbah organik sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian desa dilakukan melalui pelatihan pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna oleh Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Cikal Nursery Fakultas Pertanian Universitas Medan Area di Desa Bengkurung, Minggu (31/8/2025).

Kegiatan yang digagas Divisi Lingkungan dan Keberlanjutan (L&K) tersebut menitikberatkan pada edukasi masyarakat desa agar mampu mengolah limbah rumah tangga dan limbah pertanian menjadi input pertanian berbasis zero waste. Program ini diikuti 32 peserta yang terdiri dari masyarakat, perangkat desa, serta generasi muda setempat.

Pelaksanaan program melibatkan 15 tim PPK Ormawa, termasuk tiga orang dari Divisi L&K sebagai penanggung jawab utama yang bertugas sebagai pemateri dan fasilitator dalam sesi demonstrasi langsung.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan program ZERO ECOFERTIS yang berfokus pada pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga, seperti JAKABA (Jamur Keberuntungan Abadi) dari air cucian beras, Photosynthetic Bacteria (PSB) dari air kolam ikan, serta kalsium karbonat organik dari limbah cangkang telur.

Selain itu, melalui program AGROCHARKET, peserta dilatih membuat biochar berbasis sekam padi dan limbah kulit jeruk yang berfungsi sebagai pembenah tanah, penyimpan unsur hara, serta peningkat produktivitas lahan.

Kepala Divisi Lingkungan dan Keberlanjutan PPK Ormawa UKM Cikal Nursery, Renaldy Simangunsong, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan mengubah paradigma masyarakat terhadap limbah organik. “Program ini kami hadirkan agar masyarakat dan generasi muda Desa Bengkurung memahami bahwa banyak bahan di sekitar rumah yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat diolah menjadi produk pertanian bernilai tinggi. Harapannya, masyarakat menjadi lebih mandiri dalam menyediakan input pertanian sekaligus lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Pelatihan dilakukan dengan metode demonstrasi interaktif dan pendampingan langsung, sehingga peserta dapat memahami proses pengolahan secara praktis dan aplikatif di tingkat rumah tangga maupun kelompok tani desa.

Pembina Sanggar Tani Muda Desa Bengkurung, Sinar Sembiring, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Program seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan ilmu baru yang aplikatif kepada masyarakat. Kami jadi tahu bahwa limbah rumah tangga dan limbah pertanian ternyata bisa diolah menjadi produk yang sangat berguna untuk pertanian. Ini menjadi pengetahuan penting bagi masyarakat dan anak-anak muda desa,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bengkurung yang menilai kehadiran mahasiswa membawa dampak positif bagi pengembangan pertanian desa. “Kami sangat senang dan mengapresiasi kehadiran mahasiswa yang telah memberikan edukasi nyata kepada masyarakat terkait pengolahan limbah pertanian dan rumah tangga menjadi produk pertanian yang bermanfaat. Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat membuka wawasan baru tentang pertanian modern dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ketua Sanggar Tani Muda Desa Bengkurung, Alex Sembiring, turut menyampaikan antusiasme generasi muda terhadap program tersebut. “Kami sangat senang karena tidak hanya mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru, tetapi juga diberi kesempatan belajar langsung keterampilan pembuatan pupuk organik dan produk pertanian lainnya secara mandiri. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai generasi muda agar lebih siap mengembangkan pertanian desa ke depan,” tuturnya.

Melalui program ini, masyarakat Desa Bengkurung diharapkan mampu menerapkan sistem pertanian sirkular berbasis pengelolaan limbah terpadu guna meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan sektor pertanian desa. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Sinergi Pemerintah dan Desa Dorong Kemandirian Pangan

PDF đź“„BANDA ACEH – Pemerintah melalui Dinas Peternakan Aceh menggandeng Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) …

Warga Pampangan Kembangkan Ternak Ayam dengan Cara Unik

PDF đź“„KAYUAGUNG – Warga Desa Kandis, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, memanfaatkan …

Petani Bangka Selatan Gunakan Drone untuk Pupuk dan Semprot

PDF đź“„BANGKA SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan mulai mempercepat modernisasi sektor pertanian dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *