50 Kades di Aceh Barat Diberi Tenggat Kembalikan Dana Desa

ACEH, BARAT DESA – NUSANTARA: Kepolisian Resor Aceh Barat memberikan tenggat waktu kepada puluhan kepala desa untuk mengembalikan dana desa yang terindikasi bermasalah sebelum memasuki tahap penegakan hukum. Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya mendorong penyelesaian secara administratif dan perbaikan tata kelola keuangan desa.

Di Meulaboh, sebanyak 50 kepala desa diminta segera menindaklanjuti temuan indikasi dugaan tindak pidana korupsi dana desa dengan total nilai mencapai Rp40,9 miliar lebih. Tenggat pengembalian ditetapkan hingga “Maret 2026”.

Kapolres menegaskan, kesempatan ini diberikan agar para kepala desa dapat memperbaiki pertanggungjawaban keuangan serta menyelesaikan temuan secara internal sebelum dilakukan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan tersebut juga diharapkan menjadi momentum pembenahan administrasi dan transparansi pengelolaan dana desa.

Pihak kepolisian menekankan bahwa langkah ini bukan bentuk penghentian proses hukum, melainkan ruang bagi aparatur desa untuk menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan keuangan yang menjadi temuan. Apabila hingga batas waktu yang diberikan tidak ada penyelesaian, penanganan perkara akan dilanjutkan sesuai prosedur hukum.

Upaya tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh pemerintah desa agar lebih cermat dan akuntabel dalam mengelola dana desa, mengingat anggaran tersebut bersumber dari keuangan negara yang diperuntukkan bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Bintan Tambah Prestasi, Desa Pengudang Kantongi Status Kawasan Berbasis KI

PDF đź“„BINTAN – Desa Wisata Pengudang di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), resmi ditetapkan sebagai …

Pesan Tegas Bupati Ketapang: Jangan Jadi Penonton di Tanah Leluhur

PDF đź“„KETAPANG – Pelestarian budaya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi pesan utama yang …

Budaya Naro Kembali Bergema, Ende Libatkan Delapan Sanggar

PDF đź“„ENDE – Upaya pelestarian budaya lokal kembali menjadi perhatian dalam rangkaian peringatan Hari Lahir …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *