Poktan Caringin Resmi Jadi Hijau Subur Makmur

BOGOR, DESA – NUSANTARA: Kelompok Tani (Poktan) di Kampung Nangeleng, Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, melakukan pembenahan menyeluruh dengan mengganti nama dari Subur Tani menjadi Hijau Subur Makmur. Perubahan tersebut dibarengi dengan peremajaan struktur kepengurusan melalui musyawarah yang digelar pada “Sabtu, 14 Februari 2026”.

Musyawarah dihadiri perwakilan Kecamatan Caringin, Pemerintah Desa Lemah Duhur, Penyuluh Pertanian, Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS), serta Petugas Pencatat Data Kecamatan (PPDK) Caringin. Agenda utama meliputi restrukturisasi organisasi sekaligus penataan ulang administrasi kelompok.

Penyuluh Pertanian Desa Lemah Duhur, Andri KW, menilai pembaruan itu sebagai langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan petani.

”Ini adalah langkah strategis. Poktan yang sebelumnya terdaftar di Simluhtan dengan nama Subur Tani di bawah pimpinan Iwan, kini melakukan pembaruan total, baik pada struktur kepengurusan maupun keanggotaan,” ujar Andri saat dikonfirmasi, “Senin, 16 Februari 2026”.

Ia menjelaskan, pembenahan administrasi menjadi fokus utama karena ditemukan adanya data ganda berupa nama petani dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdaftar pada lebih dari satu kelompok tani. Kondisi tersebut tidak diperbolehkan dalam sistem sehingga sinkronisasi data di Simluhtan harus segera dilakukan guna mencegah tumpang tindih.

”Anggota yang datanya valid, tidak ganda, dan masih aktif bertani akan tetap dipertahankan. Mereka tetap diprioritaskan untuk mendapatkan akses fasilitasi pupuk bersubsidi melalui e-RDKK sesuai regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Melalui kesepakatan bersama, musyawarah menetapkan susunan pengurus Poktan Hijau Subur Makmur periode 2026–2031. Jajang Anwar Sanusi terpilih sebagai Ketua, didampingi Abdul Agis Ridwan sebagai Sekretaris, dan H. Dawam sebagai Bendahara.

Kelompok ini berfokus pada budidaya hortikultura aneka sayuran.

”Anggota kelompok ini fokus pada budidaya hortikultura aneka sayuran, mulai dari kubis, buncis, tomat, hingga berbagai jenis cabai dan sawi,” tambah Andri.

Perubahan tersebut diharapkan memperkuat validitas data petani sekaligus memastikan distribusi sarana produksi, khususnya pupuk bersubsidi, lebih tepat sasaran.

”Kami berharap dengan kepengurusan baru, para pahlawan pangan ini semakin maju, sejahtera, dan mampu memperkuat ketahanan pangan, minimal untuk skala desa,” pungkasnya.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Mendagri Minta Pendataan Korban Gempa NTT Dipercepat

PDF đź“„SIKKA – Pemerintah pusat meminta pemerintah daerah mempercepat pendataan kerusakan akibat gempa di Nusa …

Dari Listrik hingga Pabrik Es, PLTS Pulau Sembur Ubah Ekonomi Warga

PDF đź“„BATAM – Pemanfaatan energi surya di Pulau Sembur, Batam, mulai diarahkan bukan hanya untuk …

2.908 Korban TPPO, Perlindungan dari Desa Perlu Diperkuat

PDF đź“„JAKARTA – Upaya memberantas tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dinilai membutuhkan penguatan pencegahan hingga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *