BATAM – Pemanfaatan energi surya di Pulau Sembur, Batam, mulai diarahkan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan listrik warga, tetapi juga menopang kegiatan ekonomi masyarakat melalui koperasi. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 1 megawatt peak (MWp) yang dilengkapi baterai berkapasitas 1 megawatt hour (MWh) tersebut menyasar kebutuhan listrik sekitar 200 kepala keluarga.
PLTS Pulau Sembur dikembangkan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama Kementerian Koperasi sebagai bagian dari pengembangan PLTS Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Kehadiran pembangkit ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan Pertamina terhadap penguatan aktivitas ekonomi masyarakat berbasis koperasi.
Sebelum pembangkit tenaga surya tersebut tersedia, masyarakat Pulau Sembur masih mengandalkan generator set (genset) sebagai salah satu sumber listrik. Kondisi itu dinilai membebani perekonomian warga, sehingga pemanfaatan energi surya diharapkan dapat menyediakan pasokan listrik secara lebih berkelanjutan.
Dampak pembangunan PLTS juga diperluas melalui penyediaan fasilitas pendukung sektor perikanan. Di Pulau Sembur dibangun pabrik es berkapasitas 4 ton per hari serta gudang pendingin (cold storage) yang ditujukan untuk membantu nelayan mempertahankan kualitas hasil tangkapan.
Direktur Utama (Dirut) Pertamina NRE John Anis mengatakan penyediaan energi harus memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat. “Bagi kami, energi bukan hanya tentang menghasilkan listrik. Yang lebih penting adalah bagaimana listrik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung aktivitas mereka,” katanya sebagaimana diberitakan Qoo Gadget, Jumat (21/08/2026).
Keberadaan pasokan listrik yang kontinu diharapkan mendukung aktivitas sehari-hari warga sekaligus memperkuat fasilitas ekonomi yang dikelola untuk kepentingan masyarakat. Pabrik es dan gudang pendingin, misalnya, dapat menunjang usaha perikanan warga melalui kegiatan ekonomi koperasi.
Pemanfaatan PLTS juga telah digunakan dalam kegiatan sosial masyarakat. Pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Pulau Sembur untuk pertama kalinya menggelar upacara bendera dengan memanfaatkan pasokan listrik dari pembangkit tenaga surya tersebut.
Selain memenuhi kebutuhan dasar energi, proyek tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan Pertamina terhadap pengembangan koperasi. Atas kontribusinya dalam pengembangan program tersebut, Pertamina menerima penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka dalam Koperasi Awards 2026 yang diselenggarakan Kementerian Koperasi bersama detikcom.
Koperasi Awards 2026 memberikan apresiasi kepada pihak yang dinilai berkontribusi dalam pembinaan, pengembangan, dan penguatan koperasi sebagai bagian dari gerakan ekonomi kerakyatan. Tahun ini terdapat enam kategori penghargaan dengan penerima yang dinilai memiliki kontribusi terhadap kemandirian ekonomi dan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Pengembangan PLTS Pulau Sembur memperlihatkan bahwa penyediaan energi dapat dikaitkan dengan penguatan kegiatan ekonomi masyarakat. Integrasi listrik tenaga surya dengan fasilitas perikanan dan aktivitas koperasi diharapkan membuat manfaat proyek tidak berhenti pada penerangan, tetapi turut membuka ruang bagi pengembangan ekonomi warga secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara