Alokasi Dana Desa Kulonprogo 2026 Turun, Pembangunan Kalurahan Terancam

KULONPROGO DESA NUSANTARA Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memperkirakan alokasi dana desa tahun 2026 akan mengalami penurunan dibandingkan tahun ini. Kondisi ini berpotensi memengaruhi berbagai kegiatan operasional serta pembangunan di tingkat kalurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMK Dalduk KB) Kabupaten Kulonprogo, Muhadi, menyampaikan bahwa besaran alokasi dana desa biasanya baru diketahui menjelang akhir tahun.

“Pagu dana desa untuk Kulonprogo di 2026 nanti sebesar Rp82,6 miliar untuk seluruh kalurahan,” ujar Muhadi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan melakukan penyesuaian terhadap berbagai program pemberdayaan dan pembangunan desa agar tetap dapat berjalan efektif meski terjadi pengurangan anggaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pelayanan publik dan kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat kalurahan.

Penurunan dana desa tersebut diduga berkaitan dengan kebijakan nasional mengenai alokasi dana transfer ke daerah, yang dipengaruhi oleh kondisi fiskal dan prioritas pembangunan nasional. Pemerintah Kabupaten Kulonprogo kini tengah menyiapkan strategi agar penurunan dana tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kualitas pelayanan dasar dan penguatan ekonomi desa.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

RI-Malaysia Dorong Kewirausahaan dan Pariwisata Perdesaan

PDF đź“„JAKARTA – Indonesia dan Malaysia memperluas kerja sama pembangunan perdesaan melalui penandatanganan nota kesepahaman …

Koperasi Desa hingga Hilirisasi Masuk Agenda Penguatan Ekonomi

PDF đź“„JAKARTA – Pemerintah menempatkan pemenuhan pangan, penanganan kelaparan anak, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta penciptaan …

28.626 Manajer KDKMP Lulus, Penempatan Dikebut

PDF đź“„JAKARTA – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memasuki tahap persiapan operasional setelah Kementerian Koperasi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *