Pemdes Bogorejo, Kabupaten Blora, membuka pemeriksaan gula darah dan tekanan darah gratis pada 3-9 November 2026 bagi seluruh warga, termasuk masyarakat dengan kepesertaan BPJS Kesehatan tidak aktif.
BLORA – Warga Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), tetap dapat mengakses pemeriksaan gula darah dan tekanan darah secara gratis meskipun kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mereka tidak aktif. Pemerintah Desa (Pemdes) Bogorejo membuka layanan tersebut pada 3-9 November 2026 sebagai upaya memperluas akses deteksi dini penyakit tidak menular, terutama bagi masyarakat berusia 40 tahun ke atas.
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah desa untuk membantu masyarakat yang menghadapi kendala administrasi jaminan kesehatan agar tetap memperoleh pemeriksaan awal. Layanan dipusatkan di balai desa dan terbuka bagi seluruh warga tanpa dipungut biaya.
Kepala Desa (Kades) Bogorejo, Farid Aang M., mengatakan program tersebut difokuskan pada pencegahan penyakit seperti diabetes dan hipertensi yang banyak ditemukan di lingkungan masyarakat setempat.
“Pemdes ingin menanggulangi penyakit tidak menular seperti gula darah dan darah tinggi yang banyak menjangkiti warga Desa Bogorejo, sekaligus memberikan edukasi pencegahan agar kondisi kesehatan masyarakat tidak semakin memburuk,” ujar Aang, Selasa (03/11/2026).
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Pemdes Bogorejo telah berkoordinasi dengan bidan desa serta menyiapkan perlengkapan pemeriksaan kesehatan. Langkah tersebut dilakukan agar warga dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka melalui pemeriksaan dasar tanpa harus terbebani biaya.
“Kami sudah berkoordinasi dengan bidan desa dan melengkapi perlengkapan pengecekan kesehatan. Pengecekan di balai desa terbuka untuk seluruh warga tanpa dipungut biaya,” katanya.
Meski memberikan akses pemeriksaan gratis, Pemdes Bogorejo tidak mengambil alih kewenangan penanganan medis. Warga yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut tetap diarahkan ke fasilitas pelayanan kesehatan resmi. Pemerintah desa juga membantu memfasilitasi pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi warga yang statusnya tidak aktif sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada tahap awal, penyuluhan melalui perwakilan lingkungan melibatkan sekitar 60 peserta. Namun, pembatasan jumlah tersebut tidak berlaku untuk layanan pemeriksaan kesehatan karena seluruh warga Desa Bogorejo dapat memanfaatkannya selama periode kegiatan berlangsung.
Program tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati. Ia menilai kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia.
“Kami menyambut baik penyelenggaraan Cek Kesehatan Gratis sebagai wujud kepedulian desa terhadap kesehatan warga dan pembangunan sumber daya manusia,” ujar Yayuk, sebagaimana dilansir Sudut Pandang, Selasa (03/11/2026).
Melalui kegiatan ini, Pemdes Bogorejo berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala dan menerapkan pola hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit tidak menular.
Yayuk juga berharap program serupa tidak berhenti sebagai kegiatan sementara, tetapi dapat dikembangkan menjadi gerakan kesehatan masyarakat yang berkesinambungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga desa di Kabupaten Blora. []
Redaksi 01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara