Pemkab Kutim Fokus Tuntaskan Persiapan Teknis HUT ke-27

Setelah perencanaan peringatan HUT ke-27 Kutim mencapai 80 persen, Pemkab Kutim memprioritaskan penguatan koordinasi antarperangkat daerah dan pemantapan kebutuhan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) memfokuskan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 pada pemantapan teknis pelaksanaan kegiatan setelah tahapan perencanaan mencapai 80 persen. Penguatan koordinasi antarperangkat daerah menjadi perhatian utama untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan berlangsung sesuai jadwal.

Langkah tersebut dilakukan menjelang pelaksanaan sejumlah agenda peringatan hari jadi Kutim yang jatuh pada 12 Oktober 2026. Pemerintah daerah telah membahas berbagai kebutuhan penyelenggaraan melalui rapat koordinasi bersama tim kepanitiaan dan perangkat daerah (PD) terkait.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutim, Trisno, mengatakan sebagian besar tahapan perencanaan telah berjalan sesuai kebutuhan masing-masing kegiatan.

Hal itu disampaikannya seusai memimpin rapat koordinasi di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Selasa (06/10/2026)

“Saya rasa kesiapan perencanaan sudah 80 persen. Yang perlu dipersiapkan sesuai dengan progres masing-masing. Seperti Expo ini sudah mempersiapkan diri, Erau sudah mempersiapkan diri. Saya rasa tinggal persiapan-persiapan teknis lapangan saja yang perlu diperkuat,” tutur Trisno.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa perhatian kepanitiaan kini diarahkan pada penyelesaian kebutuhan teknis di lapangan. Setiap perangkat daerah yang terlibat diharapkan dapat menyesuaikan kesiapan dengan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing.

Pemantapan teknis menjadi penting mengingat rangkaian perayaan HUT Kutim melibatkan berbagai jenis kegiatan, mulai dari acara budaya dan pameran hingga olahraga masyarakat.

Dalam rapat koordinasi, tim kepanitiaan juga membahas dan menyepakati sejumlah agenda perayaan yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Oktober 2026.

Trisno menyampaikan bahwa rangkaian peringatan tahun ini mencakup 30 agenda, dengan beberapa kegiatan besar yang telah disiapkan, antara lain Pesta Adat Erau dan Kutim Expo.

“Hasil rapat di dalam telah disepakati oleh seluruh tim. Kita ada 30 agenda di HUT Kutim yang agenda-agenda besar di antaranya Erau itu di tanggal 9 sampai tanggal 13. Lalu ada Expo dari tanggal 12 sampai tanggal 18. Lalu ada beberapa agenda lain. Jalan sehat tetap kita laksanakan, kita rangkaikan dengan senam jantung sehat,” ujar Trisno usai memimpin rapat koordinasi.

Berdasarkan jadwal tersebut, Pesta Adat Erau direncanakan berlangsung pada 9–13 Oktober 2026, sedangkan Kutim Expo dijadwalkan pada 12–18 Oktober 2026.

Pelaksanaan Kutim Expo kembali dipusatkan di kawasan Helipad Bukit Pelangi, Sangatta, yang sebelumnya juga menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan serupa.

Selain memastikan kesiapan pameran dan kegiatan budaya, panitia juga perlu mematangkan pelaksanaan jalan sehat serta senam jantung sehat yang direncanakan berlangsung sehari sebelum penutupan Kutim Expo.

Beragamnya agenda yang akan dilaksanakan membuat koordinasi antarpanitia dan PD menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran penyelenggaraan.

Dengan tahapan perencanaan yang telah mencapai 80 persen, penyelesaian kebutuhan teknis menjadi perhatian berikutnya agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tertib dan sesuai rencana.

Pemkab Kutim berharap pemantapan koordinasi dan kesiapan lapangan dapat mendukung suksesnya seluruh rangkaian HUT ke-27, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh kesempatan berpartisipasi dalam perayaan hari jadi daerah secara aman, nyaman, dan meriah. []

About admin04

Check Also

13 Paket Jalan Jadi Andalan Kutim Kejar Kemantapan 60 Persen

PDF 📄Pemkab Kutim mengandalkan 13 paket pembangunan jalan tahun jamak untuk mendorong tingkat kemantapan jalan …

Menuju Desa Definitif, Teluk Rawa Perkuat Pemerintahan dan Infrastruktur

PDF 📄Dukungan anggaran operasional sekitar Rp225 juta dan Bankeususdes Rp250 juta per RT dimanfaatkan untuk …

Teluk Rawa Tata Sungai, Cegah Banjir Sekaligus Buka Potensi Wisata

PDF 📄Pemdes Persiapan Teluk Rawa merancang normalisasi sungai dan pembangunan pintu air untuk mengurangi risiko …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *