Banjir Bandang Solok, Pemulihan Warga Desa Koto Gaek Dikebut

Kerusakan rumah dan lahan pertanian menjadi perhatian dalam pemulihan warga Desa Koto Gaek Guguak setelah banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Solok.

SOLOK – Pemulihan warga Desa Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, menjadi salah satu perhatian pemerintah setelah banjir bandang merusak rumah dan lahan pertanian masyarakat pada Senin (21/9). Pendataan kerusakan dan kebutuhan warga dilakukan untuk mendukung penanganan pascabencana.

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau langsung kondisi desa tersebut meminta kerusakan rumah, lahan pertanian, dan hewan ternak warga segera dilaporkan kepada petugas di lapangan agar dapat ditindaklanjuti pemerintah.

“Terkait rumah dan lahan pertanian milik warga yang mengalami kerusakan, saat ini sedang dilakukan pendataan. Segera sampaikan kepada petugas di lapangan terkait rumah, lahan pertanian, hewan ternak yang jadi imbas akibat bencana. Pemerintah pastikan untuk melakukan penggantian dan pemulihannya,” ujar Wapres sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (25/09/2026).

Di Desa Koto Gaek Guguak, Wapres melihat kondisi rumah warga yang terdampak material banjir dan masih dalam proses pembersihan. Ia juga berdialog dengan masyarakat untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan mereka setelah bencana.

Penanganan rumah menjadi bagian penting dalam pemulihan karena salah seorang warga menyampaikan bahwa rumahnya sudah tidak dapat ditempati. Pemerintah kemudian memastikan pendataan tersebut akan ditindaklanjuti, termasuk pembangunan kembali hunian warga yang terdampak.

Selain kerusakan hunian dan lahan pertanian, pemerintah juga memperhatikan dokumen kependudukan warga yang kemungkinan hilang atau rusak akibat banjir. Pemerintah daerah diminta mengoordinasikan pengurusan kembali Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta dokumen administrasi lainnya.

“Selain rumah, perlu ditindaklanjuti penanganan administrasi dokumen-dokumen, KK, KTP. Itu nanti Pak Bupati harus koordinir, ya,” tambah Wapres.

Banjir bandang yang dipicu hujan berintensitas tinggi menerjang wilayah Arosuka pada Senin malam (21/9) dan menyebabkan dua orang meninggal dunia. Pemerintah daerah bersama unsur terkait masih melakukan penanganan darurat.

Sebelum meninjau rumah warga di Desa Koto Gaek Guguak, Wapres menemui pengungsi di Posko Pengungsi Balai Pemuda Kayu Aro dan mendatangi Posko Utama Penanggulangan Bencana Kabupaten Solok di Lapangan Kantor Bupati Solok. Dalam penanganan tersebut, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan mendesak menjadi prioritas.

Pemerintah juga memberi perhatian terhadap kelompok rentan, seperti ibu hamil, lanjut usia, penyandang disabilitas, dan anak-anak. Pendataan kerusakan rumah, lahan pertanian, serta ternak diharapkan menjadi dasar pemulihan warga terdampak agar penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Baskara Bakti Dorong UMKM Terapkan Wisata Ramah Lingkungan

PDF 📄Desa Baskara Bakti memperkuat pengembangan wisata ramah lingkungan dengan membekali pelaku UMKM dan masyarakat …

68 Desa Kekurangan Air, BPBD Banyumas Salurkan 4 Juta Liter

PDF 📄Puluhan desa di Banyumas menghadapi kebutuhan air bersih yang terus meningkat setelah kekeringan meluas …

Koperasi Desa Jadi Penggerak Usaha Nelayan Sinjai

PDF 📄Integrasi koperasi dengan kampung nelayan di Tongke-Tongke diarahkan untuk memperluas akses permodalan, menyerap hasil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *