Kebakaran Desa Batu Merah, Pemkot Ambon Siapkan Tenda Darurat

AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari untuk menangani dampak kebakaran yang melanda permukiman di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (28/8/2026). Selama masa tersebut, Pemkot Ambon menyiapkan tempat tinggal sementara, makanan, serta kebutuhan lainnya bagi warga terdampak.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan masa tanggap darurat dapat diperpanjang apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan lanjutan. “Ditetapkan selama 14 hari kita lakukan tanggap darurat,” kata Bodewin kepada wartawan saat meninjau lokasi kebakaran, Jumat, sebagaimana diberitakan Kompas, Jumat (28/08/2026).

“Nanti kita lihat perkembangan, nanti kalau butuh perpanjangan kita tambah lagi,” ujarnya lagi.

Pemkot Ambon saat ini menyiapkan lahan untuk pembangunan tenda darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Pemerintah juga mencari lokasi alternatif yang dapat digunakan sebagai tempat pengungsian selama penanganan keadaan darurat berlangsung.

“Untuk sementara kita sedang cari lahan untuk bangun tenda, jadi sementara mereka akan menempati barak pengungsian atau nanti kita lihat di lokasi mana yang cocok untuk mereka,” ungkapnya.

Kebutuhan dasar warga menjadi salah satu fokus penanganan selama masa tanggap darurat. Pemkot Ambon akan menyediakan makanan, peralatan, dan kebutuhan lain agar para korban dapat menjalani masa pengungsian dengan kondisi yang layak.

Kebakaran terjadi pada Jumat pagi di kawasan permukiman padat penduduk Desa Batu Merah. Sedikitnya tujuh rumah, sejumlah toko, dan bangunan kos-kosan dilaporkan terbakar dalam kejadian tersebut.

Selain menyebabkan kerusakan bangunan, kebakaran juga berdampak pada petugas dan warga. Lima petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Ambon mengalami luka setelah tertimpa tembok dan balok kayu ketika berupaya memadamkan api.

Tiga warga juga mendapatkan perawatan kesehatan setelah tersengat listrik dan tertimpa atap rumah yang ambruk. Kondisi tersebut membuat penanganan pascakebakaran tidak hanya berfokus pada tempat tinggal, tetapi juga kebutuhan kesehatan dan keselamatan korban.

Penetapan status tanggap darurat diharapkan memberikan ruang bagi Pemkot Ambon untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan warga terdampak. Penanganan sementara akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan, termasuk kemungkinan perpanjangan masa tanggap darurat apabila diperlukan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bantuan Pangan Hadir Saat Pendapatan Warga Desa Bajo Menurun

PDF đź“„GORONTALO – Bantuan beras dari Perusahaan Umum (Perum) Bulog menjadi penyangga kebutuhan pangan warga …

500 Rumah di Desa-Desa Dompu Bersiap Dapat Bantuan

PDF đź“„NUSA TENGGARA BARAT – Sebanyak 500 rumah milik masyarakat rentan di Kabupaten Dompu, Nusa …

Mahasiswa Fakultas Hukum Untad Siap Kenalkan Posbankum

PDF đź“„PALU – Kolaborasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Fakultas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *