Belajar dari Alam, Siswa Cihara Ubah Daun dan Bunga Jadi Karya Seni

LEBAK – Pembelajaran tentang kepedulian lingkungan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cihara 1, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak (Lebak), Banten, dikemas melalui praktik membuat ecoprint. Kegiatan yang digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University itu mengajak siswa kelas 5 dan 6 mengolah daun serta bunga menjadi motif alami pada kain.

Program tersebut tidak hanya mengenalkan teknik seni berbasis bahan alam, tetapi juga mendorong siswa memahami pentingnya memanfaatkan lingkungan secara bijak. Sebanyak siswa kelas 5 dan 6 mengikuti praktik pembuatan totebag ecoprint secara berkelompok dengan menggunakan bahan yang relatif sederhana dan mudah ditemukan di sekitar.

Sebagaimana diberitakan Goodnewsfromindonesia, Senin (10/08/2026), kegiatan diawali dengan pengenalan konsep dasar ecoprint, manfaatnya, serta fungsi alat dan bahan. Teknik tersebut memanfaatkan pigmen alami dari bagian tumbuhan, terutama daun dan bunga, untuk menghasilkan pola pada permukaan kain.

Dalam praktiknya, siswa menggunakan totebag, dedaunan, bunga, palu kayu, alas plastik, dan tawas. Kain terlebih dahulu menjalani proses mordanting, yakni perendaman dalam larutan tawas selama 15 menit sebelum dikeringkan.

Setelah bahan siap, siswa menyusun daun dan bunga di atas permukaan totebag sesuai kreativitas masing-masing. Permukaan kain kemudian dilapisi plastik transparan sebelum dipukul secara merata menggunakan palu kayu agar warna dan bentuk tumbuhan berpindah ke serat kain.

Tahap berikutnya adalah fiksasi warna. Sisa daun dibersihkan dari kain, kemudian totebag kembali direndam dalam larutan tawas selama beberapa menit sebelum dijemur. Proses tersebut dilakukan untuk membantu mempertahankan pigmen alami yang telah tercetak pada kain.

Pembelajaran berbasis praktik itu sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk bekerja sama dan menentukan sendiri komposisi motif yang ingin dihasilkan. Pengalaman tersebut menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan prinsip pemanfaatan sumber daya alam tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Mahasiswa KKNT Inovasi IPB University dan pihak SDN Cihara 1 berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman awal bagi siswa untuk terus mengembangkan gagasan kreatif yang memanfaatkan potensi alam secara bertanggung jawab.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka menyaksikan hasil karya totebag ecoprint masing-masing. Kegiatan yang menggabungkan pendidikan lingkungan dengan seni terapan itu diharapkan tidak berhenti pada pengalaman membuat kerajinan, tetapi juga membentuk kebiasaan generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu melihat potensi bahan alam sebagai sumber kreativitas. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Gapura HUT RI Desa Ta’aba Dibangun Warga Secara Gotong Royong

PDF 📄MALAKA – Semangat gotong royong warga Desa Ta’aba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka (Malaka), Nusa …

33.785 Peserta Tuntaskan Pelatihan Koperasi Merah Putih

PDF 📄JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan peserta pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan …

Usia ke-76, Teluknaga Fokus Perkuat Pelayanan Masyarakat

PDF 📄TANGERANG – HUT ke-76 Teluknaga Jadi Momentum Perkuat Pelayanan Publik Memasuki usia ke-76, Kecamatan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *