Ngaben Kinembulan Desa Adat Kubu Berlangsung Lancar hingga Malam Hari

BANGLI – Sebanyak 106 jenazah mengikuti rangkaian Pitra Yadnya Ngaben Kinembulan yang digelar secara gotong royong oleh masyarakat Desa Adat Kubu, Kabupaten Bangli, Bali, Jumat (24/7/2026). Tradisi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali itu melibatkan krama dari lima banjar sebagai bentuk pelestarian adat sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

Prosesi dimulai sejak pukul 04.00 Wita di Balai Penyadnyan Desa Adat Kubu dengan berbagai tahapan upacara, mulai dari melaspas petulangan dan penganyutan, dilanjutkan ritual nedunang tetukon, sekah, tigasan, hingga persiapan menuju Setra Agung Desa Adat Kubu.

Rangkaian pengabenan melibatkan warga dari Banjar Kubu, Kubu Waringin, Kubu Dalem, Kubu Gulinggang, dan Kubu Samania. Sebanyak 19 petulangan serta 19 penganyutan disiapkan dalam prosesi yang dipimpin Jro Mangku Dalang bersama para pemangku.

Sekitar pukul 06.45 Wita, iring-iringan menuju setra dimulai. Ratusan krama secara bersama-sama mengangkat petulangan sambil diiringi tabuhan gambelan baleganjur. Sesampainya di Catus Pata Pura Dalem Agung dan di depan setra, petulangan diputar sebanyak tiga kali sebagai bagian dari tradisi pengabenan.

Tahapan berikutnya adalah prosesi ngagah taulan atau pengangkatan kembali jenazah yang sebelumnya telah dimakamkan. Prosesi tersebut dilakukan terhadap jenazah yang telah dikuburkan selama satu hingga lima tahun, kemudian dibersihkan, disucikan, dan dipersiapkan untuk pembakaran.

Setelah seluruh ritual selesai, taulan ditempatkan pada masing-masing petulangan untuk dibakar secara bersamaan. Proses kremasi berlangsung sekitar satu setengah jam hingga seluruh jenazah menjadi abu. Abu kemudian dimasukkan ke dalam sekah tunggal sebelum dilanjutkan dengan prosesi nganyut di Tukad Sangsang pada malam hari dan ditutup dengan upacara mepegat serta nyineb penegtegan ngaben.

Bendesa Adat Kubu, I Nengah Miasa, mengatakan, “Upacara Pitra Yadnya Ngaben lan Peroras Kinembulan ini merupakan wujud kebersamaan, pasukadukaan, persatuan krama Desa Adat Kubu yang diwariskan turun temurun tetua kami. Titiang selaku prajuru desa adat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh krama dan panitia yang telah melaksanakan upacara ini dengan lancar dan khidmat,” sebagaimana diberitakan Tribun Bali, Jumat (24/07/2026).

Rangkaian Pitra Yadnya Kinembulan masih akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan, termasuk pelaksanaan upacara Peroras yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (29/7/2026). Tradisi tersebut menjadi salah satu warisan budaya masyarakat Desa Adat Kubu yang terus dipertahankan melalui semangat gotong royong lintas generasi. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Jembatan Garuda Jadi Penopang Akses Pertanian dan Ekonomi Pedesaan PPU

PDF đź“„PENAJAM PASER UTARA – Akses warga menuju lahan pertanian dan pusat kegiatan ekonomi di …

Bantuan Bibit hingga Pemeriksaan Kesehatan Warnai Kunjungan Bupati Karo

PDF đź“„KARO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menghadirkan pelayanan terpadu bagi masyarakat Kecamatan Kutabuluh melalui …

Lingkungan Bersih dan Warga Kompak, Desa Tumbang Titi Sambut HUT RI

PDF đź“„KETAPANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tumbang Titi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang (Ketapang), Kalimantan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *