Desa Tepian Batang Bangun Infrastruktur Lewat Semangat Gotong Royong

KABUPATEN PASER – Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat berhasil memperbaiki ruas jalan rusak di Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser. Perbaikan dilakukan melalui gotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas warga.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (18/6/2026) itu menyasar Jalan Ridwan Suwidi RT 010 yang selama ini mengalami kerusakan dan dinilai berpotensi membahayakan masyarakat. Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Gotong royong melibatkan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Grogot, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Tanah Grogot, Pemerintah Desa (Pemdes) Tepian Batang, tokoh masyarakat, Karang Taruna, serta warga setempat. Seluruh pihak bahu-membahu memperbaiki jalan demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Paser, Novy Adi Wibowo, melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanah Grogot, Suparman, mengatakan momentum Hari Bhayangkara menjadi kesempatan bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga, termasuk kondisi jalan yang memerlukan perbaikan,” ujar Suparman sebagaimana diberitakan Balpos, Jumat (19/06/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta gotong royong menimbun sejumlah titik jalan berlubang menggunakan batu berukuran besar. Setelah itu dilakukan pengecoran dengan campuran batu, pasir, semen, dan air guna memperkuat konstruksi jalan agar lebih awet dan aman dilalui kendaraan.

Menurut Suparman, kualitas infrastruktur jalan memiliki pengaruh langsung terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas sehari-hari. Karena itu, perbaikan jalan dinilai penting untuk mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi warga desa.

“Harapan kami, setelah diperbaiki, jalan ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan, serta mendukung aktivitas ekonomi maupun sosial warga,” katanya.

Selain menghasilkan perbaikan fisik infrastruktur, kegiatan tersebut juga memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Suparman menilai budaya gotong royong yang masih terjaga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan desa serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Ketika masyarakat dan seluruh unsur pemerintah dapat bekerja bersama, berbagai persoalan di lingkungan akan lebih mudah diselesaikan. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dipelihara,” tambahnya.

Warga Desa Tepian Batang menyambut positif kegiatan tersebut dan turut terlibat hingga proses perbaikan selesai. Melalui semangat kebersamaan yang terbangun, perbaikan infrastruktur diharapkan dapat terus dilakukan guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Musdes Mondang Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2027

PDF đź“„TAPANULI SELATAN – Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam penyusunan arah pembangunan …

Generasi Muda Monyemiji Mulai Jauh dari Tradisi, Festival Budaya Disiapkan

PDF đź“„JUBA – Kekhawatiran terhadap semakin berkurangnya pengetahuan generasi muda mengenai tradisi leluhur mendorong komunitas …

42 Anggota BPD Tanbu Dilantik, Pengawasan Pemerintahan Desa Jadi Sorotan

PDF đź“„BATULICIN – Sebanyak 42 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari delapan desa di Kabupaten …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *