HELAU Tak Sekadar Slogan, Pemkab Lampung Selatan Targetkan Jadi Gerakan Massal

LAMPUNG SELATAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memperkuat implementasi Program Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul (HELAU) dengan mendorong penerapannya hingga tingkat desa dan menjadikannya sebagai budaya yang melekat dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar slogan pembangunan.

Penguatan program tersebut menjadi salah satu fokus dalam rapat koordinasi mingguan yang berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, Selasa (02/06/2026). Dalam rapat itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, menyampaikan arahan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, terkait evaluasi pelaksanaan HELAU di berbagai sektor pembangunan.

Sekda Lampung Selatan menyebutkan bahwa hasil evaluasi menunjukkan implementasi HELAU masih perlu diperkuat agar mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Program tersebut, menurutnya, harus menjadi bagian dari seluruh tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.

“Konsep HELAU ini masuk ke seluruh tupoksi perangkat daerah. Jadi tidak hanya tertumpu pada kecamatan atau perangkat daerah tertentu, tetapi seluruh perangkat daerah harus mengambil peran sesuai bidangnya masing-masing,” ujar Supriyanto, sebagaimana diberitakan Natar Agung, Selasa, (02/06/2026).

Ia menjelaskan, nilai-nilai HELAU dapat diterapkan dalam berbagai sektor, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan irigasi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah didorong menghadirkan program dan inovasi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu menciptakan perubahan nyata sesuai semangat HELAU.

Selain penguatan di lingkungan pemerintahan, Pemkab Lampung Selatan juga akan memperluas sosialisasi program tersebut kepada masyarakat, Unit Pelaksana Teknis (UPT), dunia usaha, dan sektor swasta agar keterlibatan seluruh elemen daerah semakin optimal.

“Program ini harus sampai ke masyarakat. Jangan sampai HELAU hanya dipahami di lingkungan pemerintah saja. Yang kita inginkan adalah tumbuhnya kesadaran bersama sehingga HELAU menjadi budaya di Lampung Selatan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Lampung Selatan juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah. Menurutnya, terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat serta kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Pemkab Lampung Selatan berharap penguatan implementasi HELAU dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang mengakar hingga ke tingkat desa. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, program tersebut diharapkan mampu mewujudkan Lampung Selatan yang lebih hijau, elok, lestari, aman, dan unggul. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Ritel Modern Dibatasi, Warung Kecil di Karawang Dapat Ruang Tumbuh

PDF đź“„KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang memperketat pembatasan izin ritel modern yang akan beroperasi …

Cegah Banjir dan Penyakit, Pemdes Serdang Kulon Awasi Titik Rawan Sampah

PDF đź“„KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, memperketat pengawasan di sejumlah …

Legok Waspadai Dampak Sampah terhadap Banjir dan Kesehatan

PDF đź“„KABUPATEN TANGERANG – Upaya penanganan sampah liar di wilayah Kecamatan Legok terus diperkuat melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *