Petani Desa Pageraji Dapat Teknologi Baru, Produksi Gula Semut Meningkat

BANYUMAS Upaya meningkatkan daya saing produk unggulan desa terus dilakukan melalui penerapan teknologi pengolahan gula semut di Desa Pageraji, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Inovasi yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut diharapkan mampu membantu petani menghasilkan gula semut dengan mutu yang lebih seragam sehingga memenuhi kebutuhan pasar ekspor yang terus berkembang.

Program pengabdian masyarakat berbasis riset yang dilaksanakan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM berlangsung pada 31 Mei hingga 2 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti puluhan petani penderes dari sejumlah desa di Banyumas yang selama ini menjadi sentra produksi gula semut nasional.

Ketua tim pelaksana Sri Rahayoe menjelaskan Banyumas memiliki posisi strategis dalam industri gula semut Indonesia. Produksi gula kelapa dari daerah tersebut mencapai sekitar 40 hingga 50 persen dari total produksi nasional, dengan volume ekspor gula semut mencapai sekitar 5.342 ton pada 2024.

Meningkatnya permintaan gula semut di pasar internasional menjadi peluang yang perlu didukung dengan peningkatan kualitas produksi. Indonesia sendiri tercatat sebagai eksportir gula kelapa terbesar di dunia dengan lebih dari 4.200 pengiriman ke 73 negara tujuan selama periode 2024 hingga 2025.

Meski memiliki potensi besar, petani masih menghadapi tantangan berupa ketidakseragaman kualitas produk akibat proses pengolahan yang sebagian besar masih menggunakan metode tradisional.

“Penerapan teknologi evaporator dan kristalisator ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga memperbaiki konsistensi mutu gula semut di tingkat petani,” ujar Sri Rahayoe, sebagaimana dilansir Portal Purwokerto, Senin (01/06/2026).

Teknologi evaporator berpengaduk mekanis memungkinkan proses pengentalan nira berlangsung dengan suhu yang lebih stabil. Sementara itu, kristalisator putar membantu mempercepat pembentukan kristal gula sehingga hasil produksi menjadi lebih merata dan sesuai standar pasar.

Selain memperkenalkan peralatan produksi, UGM juga memberikan pelatihan mengenai sanitasi, penanganan pascapanen, serta praktik pengolahan gula semut modern. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk petani desa sekaligus memperkuat posisi Banyumas sebagai salah satu daerah penghasil gula semut unggulan Indonesia di pasar ekspor. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Isno Baco Ingin Cetak Generasi Desa Pinggang yang Berdaya Saing

PDF đź“„MANGGARAI – Penguatan sumber daya manusia dan pembangunan generasi muda menjadi prioritas yang diusung …

Pilkades Pinggang Memanas, Valerius Isnoho Serukan Demokrasi Damai

PDF đź“„MANGGARAI TIMUR – Komitmen membangun kualitas generasi muda menjadi salah satu fokus yang diusung …

Partisipasi Warga Meningkat, Pilkades Deliserdang Berlangsung Aman

PDF đź“„DELI SERDANG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahap II di Kabupaten Deli Serdang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *