PROBOLINGGO – Kebakaran yang dipicu aktivitas pembakaran sampah menghanguskan sebuah rumah dan kandang kambing milik warga di Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo (Probolinggo), Senin (01/06/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian sekitar Rp50 juta, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Dusun Krajan II, RT 03/RW 02, Desa Jatiurip. Rumah yang terbakar diketahui milik Junaidi dan dihuni lima anggota keluarga. Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan di dekat kandang kambing.
Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, pemilik rumah meninggalkan area setelah menyalakan api untuk membakar sampah. Namun, api terus membesar hingga merambat ke kandang kambing yang berada tidak jauh dari titik pembakaran.
Kobaran api kemudian melahap kandang sebelum menjalar ke bagian dapur dan bangunan rumah yang berdempetan dengan kandang. Warga yang mengetahui kejadian itu berupaya memadamkan api secara manual sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sekretaris Desa (Sekdes) Jatiurip, Muhammad Najib Afandi, menjelaskan api pertama kali membakar kandang sebelum merembet ke bangunan rumah.
“Awalnya pemilik rumah membakar sampah di dekat kandang kambing. Api lalu merambat ke kandang dan selanjutnya masuk ke rumah, yang terbakar lebih dulu kandang kambing, lalu menjalar ke bagian dapur rumah,” ujar Najib sebagaimana diberitakan Pantura7, Selasa, (02/06/2026).
Meski kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah pada rumah dan kandang kambing, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Selain bangunan yang rusak, sejumlah barang milik penghuni rumah turut terdampak kebakaran. Total kerugian akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo menerima laporan kejadian pada pukul 16.18 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.36 WIB. Tim kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.
Dalam proses penanganan, petugas sempat mengalami kendala karena akses menuju lokasi kejadian cukup sulit dilalui kendaraan operasional. Meski demikian, proses pemadaman berhasil dilakukan dan api dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 17.18 WIB.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama di area yang berdekatan dengan bangunan maupun material yang mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara