PONOROGO – Keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat lokal dinilai menjadi faktor penting dalam pengembangan event berbasis desa wisata agar mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi warga. Konsep tersebut kini didorong dalam pengembangan desa wisata di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Novita Hardini, menegaskan penyelenggaraan event nasional di kawasan desa wisata tidak seharusnya hanya berorientasi pada kemeriahan acara semata. Menurutnya, kegiatan tersebut juga harus mampu memberdayakan masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Pernyataan itu disampaikan Novita saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Event Nasional Berkualitas Berbasis Desa Wisata di Taman Jatimori, Ponorogo, Minggu (10/5/2026), sebagaimana diberitakan Parlementaria, Selasa (12/05/2026).
“Kita ingin menghadirkan event yang tidak menghabiskan sumber daya secara berlebihan, peduli lingkungan, serta memberdayakan masyarakat lokal,” ujarnya.
Novita menilai paradigma penyelenggaraan event nasional perlu diubah agar lebih humanis dan berpihak pada masyarakat desa. Menurut dia, keberhasilan sebuah kegiatan tidak cukup hanya dilihat dari aspek teknis maupun jumlah pengunjung, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi yang ditinggalkan bagi warga sekitar.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat desa sebagai bagian utama dalam pelaksanaan kegiatan wisata, mulai dari pelaku UMKM, seniman lokal, hingga komunitas desa setempat.
“Event yang humanis adalah event yang menghadirkan rasa. Ketika sebuah event diselenggarakan dengan hati, maka energi positifnya akan dirasakan oleh banyak orang dan menjadi investasi sosial bagi masa depan,” tambahnya.
Selain memperkuat sektor pariwisata desa, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka ruang kreatif baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Pengembangan desa wisata juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan di daerah.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Asisten Deputi Event Nasional Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo, serta pakar dari Jember Fashion Carnival. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara