Wisata Waduk Klampis Sampang Tunggu Legalitas untuk Pengembangan Maksimal

SAMPANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Kramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, terus mematangkan pengembangan destinasi wisata Senja Waduk Klampis sebagai ikon wisata desa berbasis panorama alam. Meski masih dalam tahap pengembangan, kawasan wisata yang menawarkan pemandangan matahari terbenam dari atas bukit itu mulai menarik perhatian wisatawan lokal.

Pengembangan wisata dilakukan secara bertahap dengan fokus pada penguatan fasilitas penunjang dan peningkatan daya tarik kawasan. Hingga saat ini, pengelola masih menggratiskan tiket masuk dan biaya parkir sebagai strategi promosi agar masyarakat lebih mengenal potensi wisata desa tersebut.

Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Kramat Abdus Salam mengatakan, pengembangan Senja Waduk Klampis masih berada pada tahap awal sehingga berbagai fasilitas terus dibenahi untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

“Kami ingin wisata ini lebih dulu dikenal dan diminati masyarakat,” ujarnya sebagaimana dilansir Tribunmadura, Selasa, (12/05/2026).

Menurut Abdus Salam, meski jumlah pengunjung mulai meningkat, wisata tersebut belum memberikan kontribusi terhadap pendapatan desa karena pengelolaan penuh masih menunggu legalitas dan izin resmi dari instansi terkait.

Pemdes Kramat saat ini masih menunggu rekomendasi dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sampang untuk melanjutkan proses perizinan pemanfaatan kawasan Waduk Klampis kepada Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (UPT PSDA WS) Kepulauan Madura.

Selain menjadi destinasi wisata alam, kawasan Senja Waduk Klampis juga diproyeksikan sebagai penggerak ekonomi desa melalui pengembangan wisata berbasis masyarakat. Ke depan, pengelola berencana menambah fasilitas pendukung agar kawasan wisata tersebut semakin tertata dan mampu bersaing dengan destinasi lain di Madura.

“Kami berharap proses administrasi ini segera selesai agar pengembangan wisata bisa dilakukan lebih maksimal, termasuk penambahan fasilitas dan pengelolaan yang lebih terarah,” pungkasnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Dari Lahan Bekas Sawah Terbakar, Padang Ilalang Binturu Jadi Magnet

PDF đź“„Padang ilalang di Desa Binturu berubah menjadi tujuan wisata dadakan setelah viral di media …

Desa Baskara Bakti Dorong UMKM Terapkan Wisata Ramah Lingkungan

PDF đź“„Desa Baskara Bakti memperkuat pengembangan wisata ramah lingkungan dengan membekali pelaku UMKM dan masyarakat …

Desa Rintisan Jadi Fokus Festival Desa Wisata Klaten

PDF đź“„Pengembangan desa wisata di Klaten diarahkan tidak hanya pada promosi destinasi, tetapi juga pendampingan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *