Program Polisi Ketok Sasar Wisata Desa, Tumpak Sewu Jadi Fokus

LUMAJANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Pronojiwo memperketat pengawasan kawasan wisata Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dengan melakukan pengamanan sekaligus pendampingan terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), guna mencegah praktik pungutan liar (pungli) dan menjaga ketertiban pengunjung.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (30/04/2026) ini melibatkan personel Polsek Pronojiwo yang diterjunkan langsung ke lokasi wisata, khususnya di area dasar Sungai Kali Glidik II. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari program Polisi Ketok yang berfokus pada penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di destinasi wisata berbasis desa.

Kapolsek Pronojiwo Soegeng Susanto menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan sesuai aturan serta memberikan rasa aman bagi wisatawan dan masyarakat sekitar.

“Kami melakukan pengamanan dan pendampingan guna mengantisipasi adanya pungutan liar di kawasan wisata dasar Sungai Kali Glidik II atau Air Terjun Tumpak Sewu,” ujar Soegeng Susanto, sebagaimana diberitakan Humas Polri, Jumat, (01/05/2026).

Ia menegaskan, kawasan wisata Tumpak Sewu merupakan salah satu destinasi unggulan di Lumajang yang memiliki tingkat kunjungan tinggi, sehingga membutuhkan pengawasan rutin dari aparat keamanan.

“Pengamanan ini juga sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pengelolaan wisata desa agar berjalan baik, aman dan memberikan kenyamanan bagi para pengunjung,” katanya.

Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengelola BUMDes dan masyarakat setempat agar bersama-sama menjaga keamanan serta kebersihan lingkungan wisata.

Lebih lanjut, program Polisi Ketok tidak hanya menitikberatkan pada aspek pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi dan sinergi antara aparat dengan masyarakat desa dalam mengelola potensi wisata secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan sesuai aturan dan tidak ada pihak yang dirugikan akibat praktik pungli maupun gangguan kamtibmas lainnya,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan wisata dilaporkan aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan keamanan maupun praktik pungli.

Upaya ini diharapkan mampu mendukung pengembangan wisata berbasis desa sekaligus meningkatkan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat melalui pengelolaan yang transparan dan aman. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Warga Desa Petani Kini Nikmati Akses Air Bersih Berkat Sumur Bor

PDF đź“„PAGAR ALAM – Sejumlah fasilitas dasar hasil program Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) …

Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 Sasar 17 Desa 3T di Riau

PDF đź“„PEKANBARU – Kepolisian Daerah Riau memulai Ekspedisi Merah Putih Presisi 2026 dengan menyasar 17 …

Lingkungan Bersih dan Warga Kompak, Desa Tumbang Titi Sambut HUT RI

PDF đź“„KETAPANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tumbang Titi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang (Ketapang), Kalimantan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *