Kemadang, Surga Pesisir Gunungkidul yang Dikelola Warga Sendiri

GUNUNGKIDUL – Desa Wisata Kemadang di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berkembang menjadi destinasi unggulan berbasis masyarakat dengan menggabungkan potensi wisata pesisir, pemberdayaan ekonomi lokal, serta kesiapsiagaan bencana yang terintegrasi.

Desa ini menawarkan sembilan pantai dengan karakter berbeda, seperti Pantai Baron yang memiliki fenomena pertemuan air laut dan air tawar, Pantai Sepanjang yang dikenal sebagai “Kuta Jogja”, serta Pantai Kukup dengan panorama pulau karang yang terhubung jembatan. Keberagaman lanskap tersebut menjadikan Kemadang sebagai magnet wisata baru di kawasan pesisir selatan.

Selain kekayaan alam, inovasi lokal turut memperkuat daya tarik melalui pengembangan Taman Bunga Celosia di kawasan Pantai Kukup. Kehadiran taman ini meningkatkan kunjungan wisatawan secara signifikan, sebagaimana dilansir Viva, Minggu (03/05/2026), sekaligus menunjukkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan destinasi berbasis estetika.

Pengelolaan wisata di Kemadang digerakkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memanfaatkan dana desa untuk pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, serta pengembangan usaha seperti homestay dan kuliner. Masyarakat dilibatkan langsung sebagai pelaku utama, mulai dari pemandu wisata hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Keunggulan lain desa ini adalah pengakuan internasional sebagai desa berstatus Tsunami Ready dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada Desember 2022. Status ini menunjukkan kesiapan desa dalam menghadapi potensi bencana melalui peta rawan tsunami, jalur evakuasi, titik kumpul, serta pelatihan rutin bagi warga.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, lebih dari 80 persen warga telah mengikuti simulasi evakuasi. Hal ini menjadikan Kemadang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga contoh desa tangguh yang mampu mengintegrasikan pariwisata dan mitigasi bencana.

Akses menuju Kemadang tergolong mudah, dengan waktu tempuh sekitar 2,5 jam dari Kota Yogyakarta melalui jalur darat. Fasilitas penunjang seperti area parkir, homestay, rumah makan, dan area berkemah telah tersedia, dengan harga tiket masuk relatif terjangkau antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang.

Ke depan, Desa Wisata Kemadang diharapkan terus berkembang sebagai model pengelolaan wisata berkelanjutan yang mengedepankan keseimbangan antara ekonomi, lingkungan, dan ketahanan masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Dari Kebun ke Konten Digital, Taraju Tembus Level Nasional

PDF 📄TASIKMALAYA – Transformasi digital dan kreativitas warga menjadi kunci sukses Desa Wisata Taraju di …

Wae Rebo, Destinasi Impian dengan Nuansa Tradisi yang Kuat

PDF 📄MANGGARAI – Daya tarik Desa Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), …

Pemkab Bojonegoro Dorong Wisata Desa Lewat Event Olahraga

PDF 📄BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur memanfaatkan ajang Spekta Bumi Fun Run …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *