BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur memanfaatkan ajang Spekta Bumi Fun Run 2026 sebagai strategi memperkenalkan potensi wisata desa kepada wisatawan luar daerah, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan dan perekonomian lokal.
Kegiatan yang digelar di Taman Pinggir Gawan (TPG) Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, ini menampilkan panorama pedesaan khas Bojonegoro yang terletak di bantaran Sungai Bengawan Solo sebagai daya tarik utama bagi peserta dan pengunjung.
Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, menilai kegiatan olahraga berbasis wisata seperti ini efektif untuk mengenalkan potensi desa kepada publik luas.
“Acara Fun Run seperti ini perlu dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisata lokal desa di Bojonegoro agar dikunjungi wisatawan luar daerah,” katanya, sebagaimana dilansir Antara, Minggu (03/05/2026).
Ia menjelaskan, konsep wisata desa tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Wisata lokal desa perlu didorong untuk dikembangkan dan menjadi tempat edukasi cinta lingkungan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar, menekankan pentingnya peran desa dalam menggali dan mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal.
Menurutnya, pengelolaan wisata desa yang optimal berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
“Harapannya desa-desa di Bojonegoro menjadi mandiri dan berkembang dengan adanya wisata desa sesuai kearifan lokal masing-masing desa,” katanya.
Pemkab Bojonegoro berharap melalui kegiatan ini, desa-desa di wilayahnya mampu berkembang menjadi destinasi wisata yang berdaya saing, sekaligus memperkuat ekonomi berbasis komunitas di tingkat lokal. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara