Sosialisasi Karhutla Diperkuat di Kecamatan Pauh Sarolangun

SAROLANGUN – Upaya memperkuat keamanan sekaligus pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, terus digencarkan melalui pendekatan langsung ke desa-desa oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh yang aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah desa.

Salah satu kegiatan sambang desa dilakukan di Desa Karang Mendapo pada Selasa (7/4/2026), saat Kapolsek Pauh bersama jajaran, termasuk Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) dan Bhabinkamtibmas, bertemu langsung dengan perangkat desa untuk berdialog, menyerap aspirasi, sekaligus menyampaikan imbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pauh menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat kepolisian. Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. “Keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi perlu dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa,” ujarnya.

Kegiatan sambang tersebut juga menunjukkan kondisi Desa Karang Mendapo yang hingga kini terpantau aman dan kondusif. Situasi tersebut dinilai sebagai hasil dari komunikasi berkelanjutan antara aparat kepolisian dan masyarakat setempat yang berjalan secara konsisten.

Selain fokus pada kamtibmas, Polsek Pauh juga memperkuat langkah pencegahan karhutla melalui partisipasi dalam sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Camat Pauh pada Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari perusahaan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), hingga Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Sumatera XIII.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pauh mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap lingkungan dan kesehatan. “Kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat tentang bahaya karhutla serta dampaknya bagi lingkungan dan kesehatan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelaporan dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun indikasi kebakaran agar dapat segera ditangani oleh aparat terkait. “Segera laporkan jika ada hal mencurigakan agar bisa cepat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sarolangun, Wendi Oktariansyah, turut menekankan pentingnya strategi preventif melalui kegiatan sambang desa dan sosialisasi untuk menjaga stabilitas wilayah, termasuk dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Kami mendorong seluruh jajaran untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun komunikasi, dan melakukan pencegahan sejak dini, termasuk terhadap ancaman karhutla,” ujarnya.

Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat, upaya menjaga keamanan serta mencegah karhutla di Kecamatan Pauh diharapkan dapat semakin efektif dan berkelanjutan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

11 Desa di Magelang Terdampak Hujan Abu Merapi, Petani Bergerak Cepat

PDF đź“„MAGELANG – Sebanyak 11 desa di Kabupaten Magelang terdampak hujan abu vulkanik akibat luncuran …

Lingkungan Jadi Kunci, Pendidikan Desa Masih Tertinggal

PDF đź“„JAKARTA – Kesenjangan akses pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih dipengaruhi kuat oleh …

Pemprov Sumut Kejar Target 6 Desa Antikorupsi Tahun Ini

PDF đź“„MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan penambahan enam Desa Antikorupsi pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *