Wisata Petik Melon Depok Batang Dukung Ketahanan Pangan Desa

DEPOK, DESA – NUSANTARA: Upaya penguatan ketahanan pangan desa terus dikembangkan melalui pemanfaatan potensi pertanian dan pariwisata berbasis masyarakat. Salah satunya ditunjukkan melalui pengembangan wisata petik melon di Desa Depok Batang yang mengintegrasikan sektor pertanian produktif dengan kegiatan ekonomi kreatif desa.

Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal, tetapi juga untuk memperluas kontribusi desa dalam mendukung program pangan nasional. Melalui pengelolaan yang melibatkan masyarakat, hasil budidaya melon diharapkan dapat berperan dalam penyediaan pangan yang sehat dan berkelanjutan.

“Dengan adanya program ini, kami berharap hasil pertanian desa dapat berkontribusi dalam penyediaan pangan bergizi, khususnya untuk mendukung program MBG,” pungkasnya.

Pengembangan wisata petik melon ini menjadi wujud nyata peran desa dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal. Selain mendorong ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat dan memperkuat ekonomi desa berbasis partisipasi warga.

Melalui langkah ini, Desa Depok Batang menunjukkan bahwa desa memiliki kapasitas strategis dalam mendukung pembangunan pangan dan ekonomi secara terpadu, sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Kunjungan Posyandu Rendah, Lunang Dua Susun Langkah Perbaikan

PDF đź“„Hasil Survei Mawas Diri mengungkap rendahnya kunjungan Posyandu Siklus Hidup dan sejumlah persoalan kesehatan …

Tak Perlu BPJS Aktif, Warga Blora Bisa Periksa Tekanan Darah Gratis

PDF đź“„Pemdes Bogorejo, Kabupaten Blora, membuka pemeriksaan gula darah dan tekanan darah gratis pada 3-9 …

Bukan Lagi Sekadar Perkiraan, Petani Lamongan Kini Pantau Tanaman Lewat HP

PDF đź“„Pemanfaatan teknologi Internet of Things di Desa Labuhan, Lamongan, membantu petani melon dan petambak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *