BUMDesa Bantarbolang Bangun Kandang Ayam Petelur

BANTARBOLANG DESA NUSANTARA Upaya penguatan ekonomi desa di Bantarbolang memasuki babak baru dengan dimulainya pembangunan kandang ayam petelur milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Sumber Rejeki. Peletakan batu pertama menandai langkah strategis dalam mengembangkan unit usaha produktif melalui kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDesa, dan mitra swasta PS Group.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pemerintahan desa dan unsur masyarakat, di antaranya Kepala Desa Bantarbolang, Ketua BPD, pengurus dan pengawas BUMDesa, Kepala Dusun RW 01, Ketua RT 01 dan RT 02, Ketua Pendamping, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Desa Bantarbolang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam mendorong kemandirian ekonomi desa.

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kepala Desa Bantarbolang, Dyah Anggraeni, Direktur BUMDesa Sumber Rejeki, dan perwakilan manajemen PS Group. Dalam sambutannya, Dyah Anggraeni menegaskan bahwa pembangunan kandang ayam petelur tersebut merupakan langkah nyata untuk memperluas unit usaha desa dan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat.

Pemerintah desa berharap, keberadaan unit usaha ini dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

REDAKSI01-ALFIAN

About redaksi01

Check Also

Pantau Tambak dari Rumah, Pembudidaya Kerapu Lamongan Makin Efisien

PDF 📄Pemanfaatan teknologi berbasis IoT membantu pembudidaya kerapu di Lamongan menghemat pakan hingga 20 persen, …

Dinperpusar Demak Mulai Telusuri Arsip Bersejarah Desa Gebang

PDF 📄Dinperpusar Kabupaten Demak berkoordinasi dengan Pemdes Gebang untuk mengidentifikasi dan menyelamatkan arsip statis yang …

Akademisi Ingatkan Pentingnya Verifikasi Sebelum Buku Sejarah Bengkel Dicetak

PDF 📄Diskusi Panel Sejarah Desa Bengkel mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengumpulkan sumber dan silsilah leluhur …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *