Mahasiswa UNISRI Latih Warga Desa Jimus Bikin Eco Print dan Jualan Online

PEMERINTAH  Kabupaten Klaten melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mendorong inovasi pengembangan desa dengan menghadirkan kunjungan pembelajaran bagi mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta. Salah satu bentuk kegiatan nyata terlihat pada program kerja individu mahasiswa yang menggelar sosialisasi pembuatan eco print sekaligus pelatihan pemasaran digital di Dukuh Demangan, Desa Jimus, Kecamatan Polanharjo, Klaten, pada Senin (25/08/2025).

Kegiatan ini menyasar ibu-ibu PKK dan pelaku usaha kecil agar mampu memanfaatkan potensi lokal, khususnya tumbuhan sekitar, untuk menghasilkan produk ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

Eco print bukan sekadar keterampilan seni, tetapi juga peluang usaha kreatif yang bisa dikelola masyarakat desa dengan modal terjangkau,” ujar salah satu mahasiswa peserta program.

Dalam pelatihan, peserta diperkenalkan pada teknik dasar eco print mulai dari pemilihan bahan, penataan daun di atas kain, hingga proses perebusan yang menghasilkan motif alami. Motif yang tercipta memiliki corak unik dan bernilai estetika tinggi, sejalan dengan tren gaya hidup masyarakat yang mulai mengutamakan produk berkelanjutan.

“Dengan bahan yang mudah ditemukan di sekitar desa, eco print bisa menjadi produk unggulan lokal yang diminati pasar,” tambahnya.Selain aspek produksi, mahasiswa UNISRI juga memberikan materi pemasaran digital. Peserta dilatih menggunakan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk promosi produk, serta dikenalkan dengan marketplace populer, Shopee dan Tokopedia, untuk memperluas pasar.Tak hanya itu, peserta diajari teknik dasar pengambilan foto produk, penulisan deskripsi menarik, hingga strategi storytelling agar produk memiliki daya tarik lebih di mata konsumen.

DPMD Klaten menilai langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing. “Kolaborasi mahasiswa dengan masyarakat diharapkan memunculkan inovasi sekaligus memperkuat ekonomi kreatif berbasis potensi lokal,” kata perwakilan DPMD.

Melalui kegiatan ini, Desa Jimus diharapkan mampu menjadi contoh desa yang menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern untuk membangun usaha berkelanjutan.

Redaksi01-alfian

About redaksi01

Check Also

UMKM Desa Bontoborusu Naik Level Lewat Pelatihan CPPOB

PDF 📄KEPULAUAN SELAYAR – Upaya meningkatkan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) …

Tiga Desa Unggulan Bojonegoro Siap Bersaing di Sektor Wisata

PDF 📄BOJONEGORO – Tiga desa di Kabupaten Bojonegoro mulai menegaskan diri sebagai penggerak baru sektor …

Penangkaran Rusa Tahura Bunder Jadi Mesin Ekonomi Baru Desa Hutan

PDF 📄GUNUNGKIDUL – Pengembangan penangkaran rusa di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder mulai dipersiapkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *