Jelang Musim Hujan, Sungai di Desa Wates Jadi Perhatian

Sebanyak 50 personel gabungan bersama masyarakat membersihkan Sungai Timur Kali sepanjang satu kilometer di Desa Wates, Kudus, untuk mengantisipasi banjir akibat penumpukan sampah dan pertumbuhan eceng gondok menjelang musim hujan.

KUDUS – Ancaman banjir menjelang musim hujan mendorong puluhan personel gabungan bersama masyarakat membersihkan Sungai Timur Kali di Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus (Kudus), Jawa Tengah (Jateng), Jumat (6/11/2026). Pembersihan sepanjang sekitar satu kilometer tersebut dilakukan untuk menghilangkan sampah dan tanaman liar yang berpotensi menghambat aliran air.

Kegiatan yang melibatkan 50 orang itu menjadi langkah antisipasi terhadap potensi banjir, mengingat kawasan tersebut memiliki kerawanan akibat luapan sungai. Selain menjaga kelancaran aliran air, pembersihan juga ditujukan untuk mengurangi risiko munculnya wabah penyakit akibat lingkungan yang tidak terawat.

Sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan gotong royong tersebut, mulai dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0722/Kudus, Komando Rayon Militer (Koramil) 03/Undaan, Kepolisian Sektor (Polsek) Undaan, pemerintah desa, petugas Kecamatan Undaan, masyarakat, hingga para petani.

Pembersihan difokuskan di kawasan RT 1 RW 3 Desa Wates dengan mengangkat sampah, rumput liar, serta eceng gondok yang memenuhi aliran sungai.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 03/Undaan, Teguh Raharjo, mengatakan penumpukan sampah dan pertumbuhan tanaman air menjadi persoalan yang perlu segera ditangani agar tidak memperburuk kondisi sungai ketika curah hujan meningkat.

”Yang menjadi perhatian di sungai ini sudah banyak sampah dan rumput-rumput liar, apalagi eceng gondoknya. Untuk itu harus dibersihkan supaya aliran sungai lancar pada saat musim hujan,” kata Teguh.

Menurutnya, kelancaran aliran sungai menjadi salah satu faktor penting dalam mengantisipasi genangan maupun luapan air saat musim hujan. Karena itu, kegiatan pembersihan lingkungan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar dapat berjalan secara optimal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari PT Sukun Wartono Indonesia. Teguh menyampaikan apresiasi kepada perusahaan tersebut atas kontribusinya dalam mendukung kelancaran kegiatan karya bakti.

”Untuk PT Sukun, kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungannya, support-nya karena acara karya bakti ini dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Keterlibatan masyarakat dan berbagai unsur dalam pembersihan sungai diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Pemeliharaan saluran air secara berkala diperlukan untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman liar dan mencegah penumpukan sampah yang dapat menghambat aliran air.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga fungsi Sungai Timur Kali sebagai saluran air sekaligus mengurangi risiko banjir di Desa Wates ketika musim hujan tiba. []

Redaksi 01  

About redaksi01

Check Also

Bukan Sekadar Layanan Kesehatan, Posyandu Jepara Dibidik Layani 6 SPM

PDF đź“„Pemkab Jepara mendorong pemerataan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal di 185 desa dan …

Petani Mangga Desa Krasak Dapat Pendampingan, Produktivitas Kebun Digenjot

PDF đź“„INDRAMAYU – Petani mangga di Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mendapatkan …

Pemilihan Anggota BPD Dusun Pekat 2 Dikawal, Warga Diminta Jaga Kondusivitas

PDF đź“„DOMPU – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perwakilan Dusun Pekat 2, Desa Pekat, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *