Korsleting Listrik Hanguskan 15 Rumah Petani di Desa Jarolia

SUNAMGANJ – Kebakaran yang diduga dipicu korsleting jaringan listrik pedesaan menghancurkan 15 rumah keluarga petani di Desa Jarolia, wilayah Sarmangal, Kecamatan Derai, Distrik Sunamganj, Bangladesh, Senin (02/11/2026) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal sekaligus persediaan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk kegiatan pertanian, dengan estimasi kerugian hampir 1 crore taka Bangladesh (BDT) atau 10 juta taka.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat setelah percikan api diduga muncul akibat korsleting pada tiang utama jaringan listrik yang dikelola Rural Electrification Board (REB) atau Badan Elektrifikasi Pedesaan.

Api pertama kali membakar satu rumah warga. Dalam waktu singkat, kobaran kemudian merambat ke bangunan-bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan 15 rumah milik keluarga petani.

Dampak kebakaran tidak hanya menyangkut kerusakan bangunan tempat tinggal. Sejumlah barang dan kebutuhan produksi pertanian turut musnah, antara lain hasil panen, beras, pupuk, pestisida, benih padi, perabotan rumah tangga, uang tunai, serta perhiasan emas milik warga.

Kerugian tersebut menjadi pukulan bagi keluarga petani karena barang-barang yang terbakar mencakup persediaan kebutuhan sehari-hari sekaligus perlengkapan untuk menunjang kegiatan pertanian mereka.

Warga setempat menduga kurangnya pemeliharaan jaringan listrik utama oleh REB menjadi penyebab munculnya percikan api. Mereka menilai kondisi jaringan tersebut perlu mendapat perhatian agar kejadian serupa tidak kembali mengancam permukiman pedesaan.

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga berupaya mengendalikan kobaran api secara mandiri. Petugas dari pos pemadam kebakaran Derai baru tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah kebakaran terjadi.

Petugas yang bertugas di Kepolisian Derai, Aminul Haq, membenarkan bahwa kebakaran tersebut berasal dari korsleting pada saluran listrik pedesaan. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh 15 rumah tangga yang terdampak merupakan keluarga pekerja pertanian.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pemeliharaan jaringan listrik di kawasan permukiman pedesaan, terutama untuk mencegah gangguan instalasi yang dapat mengancam keselamatan warga dan keberlangsungan kehidupan ekonomi keluarga petani. []

Redaksi02

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Musdes Mondang Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan 2027

PDF 📄TAPANULI SELATAN – Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam penyusunan arah pembangunan …

Desa Tegalsambi Wakili Jawa Tengah di Lomba Desa Tingkat Nasional 2026

PDF 📄JEPARA – Inovasi pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, dan pengembangan potensi lokal menjadi modal …

Generasi Muda Monyemiji Mulai Jauh dari Tradisi, Festival Budaya Disiapkan

PDF 📄JUBA – Kekhawatiran terhadap semakin berkurangnya pengetahuan generasi muda mengenai tradisi leluhur mendorong komunitas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *