Sebanyak 25 tim dari desa dan kelurahan di Kotamobagu akan mengikuti Wali Kota Cup VIII 2026 yang dijadwalkan dibuka 2 November di Stadion Nunuk dengan total hadiah mencapai Rp120 juta.
KOTAMOBAGU DESA NUSANTARAÂ – Sebanyak 25 tim sepak bola dari desa dan kelurahan di Kota Kotamobagu akan bersaing memperebutkan total hadiah Rp120 juta dalam turnamen Wali Kota Cup VIII 2026. Kompetisi tahunan yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin (2/11/2026) tersebut sekaligus menjadi ajang unjuk kemampuan dan pembinaan sepak bola di tingkat desa dan kelurahan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kotamobagu telah menetapkan Stadion Nunuk, Kelurahan Matali, sebagai lokasi pembukaan turnamen.
Keikutsertaan 25 tim menunjukkan besarnya keterlibatan wilayah desa dan kelurahan dalam kompetisi olahraga tersebut. Selain mengejar gelar juara dan hadiah, turnamen ini memberikan kesempatan kepada setiap wilayah untuk menunjukkan potensi pemain serta kekuatan tim sepak bola masing-masing.
Untuk memastikan kesiapan peserta, panitia sebelumnya telah membuka pendaftaran pada 12–20 Oktober 2026 melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotamobagu.
Persiapan penyelenggaraan juga telah dibahas melalui rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sofyan Mokoginta. Pertemuan tersebut melibatkan Asisten II Noval Manoppo, Kepala Dispora Angki Taurina Mokoginta, panitia pelaksana, serta perwakilan tim dari sejumlah desa dan kelurahan.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya mematangkan penyelenggaraan kompetisi agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan sesuai rencana.
Wali Kota Cup VIII 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan tim terbaik, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antardesa dan kelurahan melalui olahraga. Kompetisi ini sekaligus berpotensi mendorong tumbuhnya minat generasi muda terhadap sepak bola serta memperluas kesempatan bagi pemain lokal untuk mengembangkan kemampuan.
Dengan total hadiah Rp120 juta dan keterlibatan 25 tim, turnamen tersebut diharapkan menjadi salah satu agenda olahraga yang mampu memperkuat ekosistem sepak bola di Kotamobagu serta mendorong pembinaan atlet secara berkelanjutan. []
Redaksi 01
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara