Teluk Rawa Tata Sungai, Cegah Banjir Sekaligus Buka Potensi Wisata

Pemdes Persiapan Teluk Rawa merancang normalisasi sungai dan pembangunan pintu air untuk mengurangi risiko banjir di Pinang Dalam dan Gang Borneo sekaligus membuka potensi wisata dan ekonomi masyarakat.

ADVERTORIAL – Pemerintah Desa (Pemdes) Persiapan Teluk Rawa, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), merancang normalisasi sungai dan pembangunan pintu air sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di kawasan Pinang Dalam dan Gang Borneo sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata berbasis sungai.

Rencana tersebut akan diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai bagian dari penataan infrastruktur desa selama masa persiapan menuju desa definitif.

Penjabat (Pj.) Kepala Desa (Kades) Persiapan Teluk Rawa Durrahman mengatakan, keberadaan pintu air dibutuhkan untuk mengendalikan masuknya air dari hulu ketika debit sungai meningkat sehingga permukiman warga dapat terlindungi dari genangan.

“Pengembangan jangka panjangnya sungai itu akan kita kelola untuk pariwisata. Sungainya sudah ada, tinggal dinormalisasi dan dibuatkan pintu air. Pintu air ini juga penting untuk pencegahan banjir di area Pinang Dalam dan Gang Borneo. Saat air banjir dari hulu tinggi, pintu ditutup agar air tidak masuk membanjiri pemukiman warga,” pungkasnya, Selasa (29/09/2026).

Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, penataan sungai juga diarahkan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata. Pemdes Persiapan Teluk Rawa melihat keberadaan aliran sungai sebagai potensi yang dapat dikelola sehingga memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa menggali potensi wilayah sejak masa transisi pemekaran. Infrastruktur dasar dan pengelolaan sumber daya lokal disiapkan agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi ketika Teluk Rawa berkembang menjadi desa definitif.

Sejalan dengan rencana penataan sungai, Pemdes Persiapan Teluk Rawa juga mulai mengembangkan sektor ekonomi produktif melalui perikanan budidaya.

Durrahman mengatakan, pihaknya telah membentuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan mengembangkan sejumlah komoditas ikan lokal, terutama nila dan kepuyu. Pembudidayaan tersebut telah berlangsung sekitar empat bulan dengan memanfaatkan keramba di aliran sungai setempat.

“Sementara saya bergerak di perikanan, budidaya ikan nila, kepuyu, dan ikan lokal lainnya. Kita bentuk Pokdakan dan untuk pembibitan unggul ini kita dapatkan melalui kerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Timur. Indukannya kita dapatkan dari Balai Mandiangin Banjarbaru,” ujar Durrahman di Kantor Desa Persiapan Teluk Rawa pada Selasa (29/09/2026).

Pengembangan bibit ikan unggul tersebut didukung Dinas Perikanan Kutim melalui kerja sama penyediaan indukan. Program itu diharapkan menjadi salah satu embrio kegiatan ekonomi masyarakat berbasis potensi perairan lokal.

Selain perikanan, sektor pertanian juga mulai diperkuat melalui pembentukan dua Kelompok Tani (Poktan). Kelompok tersebut diarahkan mengembangkan tanaman hortikultura seperti sayur-mayur, jagung, dan umbi-umbian untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat.

Rangkaian program tersebut menunjukkan arah pengembangan Teluk Rawa yang tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga mengintegrasikan pengendalian banjir, pemanfaatan sungai, ketahanan pangan, serta pengembangan ekonomi produktif masyarakat.

Melalui normalisasi sungai, pembangunan pintu air, budidaya perikanan, dan penguatan pertanian, Pemdes Persiapan Teluk Rawa berharap potensi wilayah dapat dikembangkan secara bertahap sekaligus meningkatkan perlindungan permukiman dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. []

About admin04

Check Also

Distransnaker Kutim Dorong Skema 50:50 Mutasi dan Rekrutmen Lokal

PDF 📄Distransnaker Kutim mendorong perusahaan menyeimbangkan pekerja hasil mutasi dengan perekrutan tenaga kerja dari Sangatta …

Bupati Kutim Perkuat BPD Lima Desa di Bengalon

PDF 📄Pelantikan tujuh anggota BPD PAW dari lima desa di Bengalon memastikan fungsi perencanaan, penganggaran, …

Kutim Siapkan Running Fest Lebih Menantang pada 2027

PDF 📄Kesuksesan Bupati Running Fest 2026 yang menarik 2.512 peserta mendorong Pemkab Kutim menyiapkan perlombaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *