Desa Baskara Bakti Dorong UMKM Terapkan Wisata Ramah Lingkungan

Desa Baskara Bakti memperkuat pengembangan wisata ramah lingkungan dengan membekali pelaku UMKM dan masyarakat melalui pendampingan komunikasi bahasa Inggris serta panduan penerapan wisata berkelanjutan.

BANGKA TENGAH – Desa Baskara Bakti, Bangka Tengah, mulai memperkuat pengembangan potensi wisata ramah lingkungan melalui pendampingan berkelanjutan yang menyasar masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut dijalankan tim dosen Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Tingkat Jurusan (PMTJ) pada Jumat (25/9/2026).

Pendampingan yang telah memasuki tahun ketiga itu diarahkan pada penerapan green tourism atau wisata ramah lingkungan. Salah satu hasilnya berupa buku saku digital yang memuat eco-phrases atau ungkapan ramah lingkungan dalam bahasa Inggris untuk membantu masyarakat desa mendukung aktivitas wisata.

Ketua tim PMTJ dosen Sastra Inggris UBB Rizky Arif Afandi mengatakan program tersebut dikembangkan secara bertahap dengan menyesuaikan kebutuhan Desa Baskara Bakti. Pada tahun sebelumnya, pendampingan difokuskan pada produk UMKM, khususnya pengemasan dan kesiapan produk untuk ekspor.

“Tahun lalu kita ke produk UMKM-nya, ke pengemasan dan kesiapan produk ekspor, dan tahun ini kita ke green tourism,” kata Rizky kepada Bangkapos.com.

Buku saku tersebut dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memberikan informasi ramah lingkungan melalui label kemasan maupun papan pengumuman bagi wisatawan. Materinya antara lain berisi ajakan menggunakan produk daur ulang, menghemat air, dan menghemat listrik.

Sebagaimana diberitakan Bangkapos, Sabtu, (26/09/2026), Rizky menjelaskan penyusunan buku saku dilakukan selama sekitar enam bulan dengan melalui riset lapangan dan survei kebutuhan masyarakat.

Pendampingan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyampaian materi. Tim pengabdian berencana melakukan survei lanjutan sekitar enam bulan setelah kegiatan untuk melihat penerapan program di lapangan.

“Harapan terdekat pelaku UMKM mampu menerapkan green tourism ini secara bertahap, mulai dari pengemasan mereka dulu,” katanya.

Program pendampingan juga direncanakan berlanjut pada tahun depan. Tim UBB menargetkan dapat membantu digitalisasi papan pengumuman dan label kemasan ramah lingkungan yang digunakan pelaku UMKM di desa tersebut.

“Sehingga nggak hanya teori, tetapi juga kita punya produk yang bisa kita kasih,” ujarnya.

Pelaksanaan program masih menghadapi tantangan dalam menghimpun partisipasi warga. Meski demikian, jumlah peserta yang hadir disebut sesuai target, yakni sekitar 15 pelaku UMKM.

Buku saku hasil pendampingan tidak dicetak dalam bentuk fisik, tetapi dibagikan kepada masyarakat Desa Baskara Bakti melalui buku elektronik (e-book). Materi tersebut diharapkan dapat menjadi panduan yang dapat digunakan masyarakat dalam mendukung penerapan konsep wisata ramah lingkungan.

Sekretaris Desa Baskara Bakti Hadi Wahyudi menyambut baik keberlanjutan pendampingan tersebut. Menurutnya, warga mengikuti kegiatan dengan antusias setelah undangan disampaikan beberapa hari sebelum pelaksanaan.

“Mereka disambut dengan antusias dan mendapat ilmu dari materi-materi yang disampaikan oleh pihak UBB,” kata Hadi, yang menyebut sekitar 13 warga hadir dalam kegiatan tersebut.

Hadi berharap pendampingan serupa terus dilakukan karena masyarakat dan pemerintah desa masih membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk mengikuti perkembangan teknologi sekaligus mendorong kemajuan UMKM setempat. Dengan pendampingan yang berlanjut, penguatan wisata ramah lingkungan di Desa Baskara Bakti diharapkan dapat berjalan secara bertahap dan diterapkan dalam aktivitas usaha masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

68 Desa Kekurangan Air, BPBD Banyumas Salurkan 4 Juta Liter

PDF 📄Puluhan desa di Banyumas menghadapi kebutuhan air bersih yang terus meningkat setelah kekeringan meluas …

Koperasi Desa Jadi Penggerak Usaha Nelayan Sinjai

PDF 📄Integrasi koperasi dengan kampung nelayan di Tongke-Tongke diarahkan untuk memperluas akses permodalan, menyerap hasil …

Tata Kelola Desa Jadi Fokus Penguatan Abpednas

PDF 📄Tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan, dan pembangunan dari tingkat desa didorong semakin kuat melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *