Baitul Mal Kampung Jadi Jalan Perluas Akses Dana Umat di Aceh Tengah

Baitul Mal Aceh Tengah memperluas pengelolaan dana umat hingga tingkat kampung melalui pembentukan Baitul Mal Kampung serta program pendidikan, keterampilan, dan bantuan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria.

ACEH TENGAH – Akses masyarakat terhadap pengelolaan dana umat di Kabupaten Aceh Tengah mulai diperkuat hingga tingkat kampung melalui keberadaan Baitul Mal Kampung yang telah dibentuk dan disahkan sejak 2024. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pengumpulan zakat sekaligus memperluas manfaat program bagi masyarakat.

Selain pengumpulan zakat di tingkat basis, Baitul Mal Aceh Tengah menjalankan sejumlah program yang menyasar masyarakat kurang mampu, mulai dari pendidikan dan pelatihan keterampilan kerja hingga bantuan bagi warga yang menghadapi kondisi tertentu.

Komisioner Bidang Kelembagaan, Teknologi Informasi, dan Pengawasan Baitul Mal Aceh Tengah Uun Fajaruna mengatakan program pendidikan dan keterampilan diarahkan untuk membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup. Dalam pembahasan program siniar Pojok Baitul Mal yang berlangsung Selasa (22/9/2026), sebagaimana diberitakan Tribungayo, Rabu, (23/09/2026), ia mencontohkan program pembiayaan pendidikan bagi lulusan sekolah menengah atas dari pelosok Aceh Tengah.

Tahun sebelumnya, sebanyak 10 anak lulusan SMA dari pelosok Aceh Tengah mendapat pembiayaan penuh dari Baitul Mal. Lebih dari separuh penerima program tersebut kemudian bekerja di luar negeri, termasuk Malaysia.

“Program seperti ini yang kita butuhkan untuk memutus rantai kemiskinan. Minimal taraf hidup keluarga mereka terbantu, tidak lagi susah seperti dulu,” ujar Uun Fajaruna.

Dukungan pendidikan juga diberikan kepada mahasiswa strata satu dari keluarga prasejahtera melalui bantuan penyusunan skripsi. Bantuan tersebut diberikan dengan ketentuan memenuhi kuota dan aturan yang berlaku.

Di tingkat kampung, reje dan imam kampung turut dilibatkan dalam pengumpulan zakat agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan lebih dekat. Potensi zakat dari sektor perkebunan kopi, mulai dari petani mandiri hingga koperasi, serta sektor pariwisata juga mulai dipetakan.

Dalam penyaluran bantuan, Baitul Mal memiliki ketentuan yang harus dipenuhi karena pengelolaan dana umat harus mengikuti aturan dan syariat. Bantuan kepada warga yang mengalami musibah, misalnya, diprioritaskan untuk penanganan masa panik. Sementara bantuan bagi warga sakit ditujukan kepada kelompok yang memenuhi kriteria tertentu, seperti fakir miskin parah atau warga dengan penyakit menahun hingga tidak mampu mencari nafkah.

Untuk warga miskin yang kehilangan tempat tinggal akibat rumah ambruk atau terbakar, Baitul Mal juga dapat mencarikan rumah sewa selama setahun dengan anggaran tertentu agar warga memiliki tempat tinggal sementara dan dapat kembali bekerja.

Pengelolaan dana umat tersebut disertai pengawasan berlapis. Mekanismenya mencakup evaluasi internal antara badan dan sekretariat, pemeriksaan oleh Inspektorat daerah, serta audit syariah untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan.

“Buat warga yang mau menunaikan zakat atau infak sekarang juga makin gampang.

Enggak harus repot datang ke kantor, tinggal transfer lewat rekening resmi Bank Aceh, atau kalau mau konsultasi langsung dan jemput bola, petugas Baitul Mal siap melayani,” sebutnya.

Uun juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan saran terhadap pelaksanaan program Baitul Mal. Pengawasan dari masyarakat tersebut diharapkan tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

“Silakan kawal kami, koreksi Baitul Mal, dan beri saran. Kami terbuka selebar-lebarnya,” pungkas Uun menutup perbincangan.

Dengan pengumpulan zakat yang mulai diperkuat hingga tingkat kampung dan program yang mencakup pendidikan, keterampilan serta bantuan sosial, pengelolaan dana umat di Aceh Tengah diarahkan agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang memenuhi kriteria secara lebih dekat dan terukur. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Koperasi Desa Jadi Mitra Pengelolaan Kampung Nelayan Merah Putih

PDF 📄Tahap operasional Kampung Nelayan Merah Putih diarahkan melibatkan koperasi desa sebagai pengelola usaha sekaligus …

Kelompok Tani Manfaatkan Median Bomang untuk Tambah Pendapatan

PDF 📄Kelompok tani dan masyarakat sekitar memanfaatkan median Jalan Bojonggede-Kemang sebagai lahan pertanian sementara untuk …

273 Warga Desa Bedono Pageron Terima Bantuan Pangan Bulog

PDF 📄Sebanyak 273 penerima manfaat di Desa Bedono Pageron memperoleh bantuan pangan alokasi tiga bulan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *