Koperasi Merah Putih Tongke-Tongke Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Nelayan

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Tongke-Tongke, Sinjai, akan diintegrasikan dengan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat pemasaran hasil tangkapan, akses modal, dan pengelolaan fasilitas ekonomi masyarakat desa.

SINJAI – Penguatan ekonomi masyarakat Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, diarahkan melalui integrasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar aktivitas usaha nelayan dapat dikelola melalui kelembagaan koperasi.

Integrasi tersebut menjadi bagian dari penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Pengelolaan dan Operasionalisasi KNMP di Tongke-Tongke, Jumat. Melalui skema tersebut, hasil tangkapan nelayan akan diserap koperasi untuk kemudian dipasarkan melalui jaringan koperasi atau dikembangkan menjadi produk turunan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan penguatan kelembagaan ekonomi di desa tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas hasil tangkapan sekaligus membuka akses pembiayaan dan modal kerja bagi nelayan.

“Hasil tangkapan para nelayan di sini akan kita perbaiki, akan kita tingkatkan kualitasnya, bahkan kemudian bisa kita kembangkan permodalan yang dibutuhkan oleh nelayan,” kata Ferry dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta.

KDKMP juga didorong menjadi bagian dari kegiatan ekonomi di kawasan KNMP Tongke-Tongke. Ferry mendorong nelayan setempat bergabung sebagai anggota atau pengurus Koperasi Merah Putih sehingga kelembagaan koperasi dapat terhubung langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Selain pengelolaan hasil tangkapan, integrasi tersebut mencakup pemanfaatan fasilitas yang telah tersedia di kawasan kampung nelayan. Fasilitas yang sudah dibangun diharapkan tidak berdiri sendiri, tetapi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan koperasi dan usaha masyarakat.

“Infrastruktur yang telah tersedia di kawasan kampung nelayan dapat dioptimalkan sebagai pusat kegiatan koperasi dengan tambahan fasilitas pendukung yang diperlukan,” kata Ferry.

Dalam pengembangan ekonomi desa tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan KNMP Tongke-Tongke akan menjadi salah satu unit usaha yang dikelola Koperasi Merah Putih, sebagaimana diberitakan Antara, Jumat (25/09/2026).

Pengelolaan secara profesional diharapkan dapat membantu menyelesaikan kendala yang masih dihadapi nelayan dalam menjalankan aktivitas usaha. Salah satu persoalan yang ditemukan adalah keterbatasan bahan bakar untuk mendukung kegiatan nelayan.

“Kami datang ke sini untuk mengetahui apa kendalanya, ternyata salah satunya adalah (ketersediaan) bahan bakar yang masih kurang. Maka ini akan menjadi perhatian dari kita semua untuk bisa segera diatasi secara jangka panjang,” katanya.

Skema tersebut menempatkan koperasi desa sebagai salah satu penghubung antara produksi nelayan, pemasaran, pembiayaan, dan pemanfaatan fasilitas di kawasan kampung nelayan. Hasil tangkapan yang sebelumnya menjadi aktivitas produksi nelayan diarahkan agar memiliki jalur pemasaran melalui jaringan koperasi.

Integrasi KNMP dan KDKMP di Tongke-Tongke selanjutnya diharapkan dapat memperkuat pengelolaan kegiatan ekonomi masyarakat desa sekaligus mengurangi tumpang tindih pembangunan fasilitas di kawasan kampung nelayan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Desa Baskara Bakti Dorong UMKM Terapkan Wisata Ramah Lingkungan

PDF đź“„Desa Baskara Bakti memperkuat pengembangan wisata ramah lingkungan dengan membekali pelaku UMKM dan masyarakat …

68 Desa Kekurangan Air, BPBD Banyumas Salurkan 4 Juta Liter

PDF đź“„Puluhan desa di Banyumas menghadapi kebutuhan air bersih yang terus meningkat setelah kekeringan meluas …

Koperasi Desa Jadi Penggerak Usaha Nelayan Sinjai

PDF đź“„Integrasi koperasi dengan kampung nelayan di Tongke-Tongke diarahkan untuk memperluas akses permodalan, menyerap hasil …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *