Koperasi Desa hingga Hilirisasi Masuk Agenda Penguatan Ekonomi

JAKARTA – Pemerintah menempatkan pemenuhan pangan, penanganan kelaparan anak, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta penciptaan lapangan kerja sebagai bagian dari agenda utama pembangunan nasional. Arah tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menjelaskan sejumlah persoalan mendasar yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Prabowo mengatakan penanganan masalah sosial dan ekonomi perlu berjalan bersamaan dengan penguatan ketahanan pangan serta energi. Menurutnya, kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi perhatian sebelum pemerintah memperluas agenda pembangunan di sektor lainnya.

“Bagi saya yang kita harus segera atasi adalah kelaparan anak-anak, stunting. Dan kemiskinan absolut, kemiskinan ekstrem,”kata Prabowo dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi, Kamis (17/9/2026).

Selain persoalan kemiskinan dan kelaparan, pemerintah menempatkan ketahanan pangan sebagai salah satu fokus. Prabowo menyebut pemerintah perlu memastikan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, disertai penguatan sektor energi melalui pengembangan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit dan pemanfaatan energi surya.

“Yang paling mendasar adalah bagi saya, saya harus amankan pangan. Habis itu kita harus amankan BBM,” ujar Prabowo sebagaimana diberitakan detikFinance, Jumat, (18/09/2026).

Menurut Prabowo, upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan efisiensi anggaran dan pencegahan kebocoran keuangan negara. Sumber daya pemerintah diarahkan untuk investasi pada sektor produktif yang dapat menghasilkan devisa sekaligus membuka kesempatan kerja.

Penguatan ekonomi juga ditempuh melalui hilirisasi sumber daya alam. Pemerintah berharap pengolahan komoditas di dalam negeri mampu meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat industri nasional dan memperluas lapangan pekerjaan.

Di tingkat masyarakat, pemerintah mengembangkan Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diarahkan untuk memperpendek rantai pasok, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menekan biaya distribusi hingga ke wilayah desa.

Pengembangan koperasi juga dikaitkan dengan sektor perikanan. Integrasi antara desa nelayan dan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan memberikan kepastian pasar bagi hasil tangkapan nelayan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

“Jadi mereka tidak akan khawatir offtake-nya ke mana. Ini perhitungannya sangat jelas, kehidupan mereka tambah baik,” tuturnya.

Di bidang pendidikan, pemerintah menjalankan sejumlah intervensi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Langkah yang disebut antara lain digitalisasi pembelajaran, renovasi sekolah, serta peningkatan kompetensi guru.

Agenda tersebut menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sebagai bagian yang berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi. Pemerintah juga mengarahkan pembangunan sektor produktif agar kebijakan pangan, energi, industri, pendidikan, dan pengembangan ekonomi masyarakat dapat saling mendukung.

“Kita ingin semua lebih cepat, tapi insya Allah kita akan berhasil capai sasaran kita,” tutup Prabowo. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

BUMDes Tenjoayu Raup Rp30 Juta dari Panen Perdana Melon Premium

PDF 📄SUKABUMI – Budidaya melon premium yang dikembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tenjoayu Sukses …

Zimbabwe Bangun Irigasi di 35.000 Desa untuk Cegah Krisis Pangan

PDF 📄MUTOKO – Pemerintah Zimbabwe menempatkan desa sebagai pusat penguatan ketahanan pangan melalui rencana pembangunan …

Ribuan Warga Antusias, Banyuwangi Gelar Turnamen Voli Antar Desa

PDF 📄Melibatkan lebih dari 700 tim dari 189 desa dan 28 kelurahan, turnamen bola voli …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *