Samijah Menanti Bedah Rumah Setelah Puluhan Tahun Hidup Serba Terbatas

BLORA – Harapan memiliki rumah yang lebih layak masih menjadi penantian Samijah, 71, warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Selama puluhan tahun, ia bertahan di rumah berlantai tanah dengan dinding bambu yang mulai lapuk dan atap yang bocor ketika hujan.

Rumah berukuran sekitar 8×8 meter tersebut menjadi tempat Samijah menjalani masa tuanya seorang diri. Sejumlah bagian bangunan mulai rapuh, sementara kerusakan pada dinding hanya ditutup dengan kain bekas dan lembaran plastik agar rumah tetap dapat digunakan.

Keterbatasan kondisi keluarga membuat Samijah mengandalkan bantuan warga serta dukungan dari anak-anaknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dari empat anaknya, satu telah meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya tinggal di lokasi berbeda, yakni Rembang, Purbalingga, dan Kecamatan Cepu.

“Sejak kecil saya di sini, Mas. Anak saya empat, tetapi yang paling tua sudah meninggal. Anak dari yang meninggal itu satu sudah berkeluarga, sedangkan adiknya yang kembar mengalami difabel,” kata Samijah di Blora, Jumat.

Di tengah kondisi tersebut, Samijah berharap dapat menjadi penerima program bedah rumah sehingga memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

“Semoga bantuan serupa juga dapat menyentuh rumah saya. Di usia senja ini, saya berharap bisa memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehingga tidak lagi harus bertahan di rumah berlantaikan tanah dengan dinding bambu yang mulai lapuk,” ujarnya.

Kondisi serupa juga ditemukan di rumah yang berada di sebelah kediaman Samijah. Mutiroh, istri almarhum Pridasi, tinggal bersama dua anaknya yang mengalami disabilitas sejak kecil.

Kondisi kedua keluarga tersebut mendapat perhatian jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sambong yang mendatangi kediaman mereka untuk melihat langsung situasi yang dihadapi.

Kepala Polsek (Kapolsek) Sambong Subardi mengatakan kedatangannya dilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi mengenai kondisi kedua keluarga tersebut.

“Saya turun langsung dan melihat kondisi di lokasi. Sangat memprihatinkan, baik kondisi Bu Samijah maupun menantunya, Mutiroh,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian, jajaran Polsek Sambong kemudian menyerahkan bantuan sembako kepada Samijah dan keluarganya.

“Hari ini kami memberikan sedikit rezeki dan sembako. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Gagakan Joko mengatakan pemerintah desa memiliki program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan. Namun, pihaknya belum mengetahui secara rinci besaran anggaran maupun daftar penerima bantuan.

Joko menjelaskan, pada tahun sebelumnya terdapat sekitar lima rumah warga yang memperoleh bantuan bedah rumah melalui Bantuan Provinsi (Banprov). Adapun pada tahun ini, sekitar 11 rumah mendapatkan bantuan melalui usulan aspirasi.

“Seingat saya, tahun kemarin ada lima bedah rumah. Tahun ini sebanyak 11 rumah. Untuk detail titik-titik penerimanya dan anggarannya, Pak Wo (kepala dusun) yang lebih mengetahui,” katanya, sebagaimana diberitakan Jateng Antaranews, Jumat, (11/09/2026).

Kondisi tersebut membuat harapan Samijah terhadap program hunian layak tetap terbuka. Di tengah keterbatasan yang dialaminya, bantuan perbaikan rumah diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman sekaligus meningkatkan kualitas hidupnya pada usia senja. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pemerintah Siapkan Rekening BRI untuk Warga Usia 17 Tahun

PDF 📄LAMPUNG SELATAN – Pemerintah menyiapkan pembukaan rekening baru bagi seluruh masyarakat Indonesia berusia 17 …

Rokok Ilegal Bisa Rugikan Negara Miliaran, Warga Jepara Diingatkan

PDF 📄JEPARA – Masyarakat Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, didorong ikut menjadi garda terdepan …

Pusaka Jateng 2026 Siapkan Ratusan Gagasan untuk Kebijakan 2027

PDF 📄SEMARANG – Sebanyak 537 gagasan yang dihasilkan Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan Jawa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *