Sempat Mengeluh Pusing, Pria 63 Tahun Meninggal di Warung Kopi

SITUBONDO – Seorang pria berusia 63 tahun berinisial BR meninggal dunia setelah mengalami pusing, kehilangan keseimbangan, hingga tidak sadarkan diri saat berada di sebuah warung kopi di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (10/09/2026) malam.

BR, warga Desa Duwet, datang seorang diri menggunakan sepeda motor ke warung milik Budiono sekitar pukul 20.00 WIB. Ia kemudian memesan teh sebelum menunjukkan kondisi yang tidak biasa.

Mardi Hartoyo mengatakan BR terlihat gelisah, mengeluhkan pusing, lalu sempoyongan sehingga mendapat pertolongan dari pemilik warung. “Waktu didudukan dan ditidurkan, pria itu tiba tiba pingsan tak sadarkan diri,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Tribun Jatim, Jumat, (11/09/2026).

Pemilik warung kemudian menghubungi perangkat desa setempat dan melaporkan kejadian tersebut kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Kota. Petugas bersama tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Resor (Polres) Situbondo selanjutnya mendatangi lokasi.

“Saat kami tiba di lokasi, korban itu sudah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Jasad BR kemudian dibawa ke RSU Abdoer Rachem untuk menjalani pemeriksaan luar atau visum et repertum. Dari pemeriksaan tersebut, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan,” ucapnya.

Petugas juga menemukan satu bungkus plastik obat stamina di jok sepeda motor milik BR. Temuan itu menjadi salah satu dasar munculnya dugaan bahwa korban sempat mengonsumsi obat kuat sebelum datang ke warung.

“Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit hipetensi,” katanya.

“Tapi dengan ditemukan obat itu, korban diduga mengkonsumsi obat kuat sebelum datang ke warung kopi itu,” imbuh Mardi Hartoyo.

Pihak keluarga menolak pelaksanaan autopsi dan memperkuat keputusan tersebut melalui surat pernyataan. Setelah itu, jenazah BR diserahkan kepada keluarga pada malam yang sama untuk dimakamkan.

“Korban malam itu juga diserahkan kepasa keluarganya untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Peristiwa tersebut masih menjadi dugaan berdasarkan temuan awal pemeriksaan dan keterangan petugas. Tidak ditemukan indikasi kekerasan dari pemeriksaan luar, sementara penyebab kematian dikaitkan sementara dengan kondisi kesehatan korban dan dugaan konsumsi obat kuat. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bupati Banyumas Tegas, Pabrik Hebel di Lahan LSD Harus Berhenti

PDF 📄BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas kembali menghentikan operasional pabrik bata ringan atau hebel …

Rokok Ilegal Bisa Rugikan Negara Miliaran, Warga Jepara Diingatkan

PDF 📄JEPARA – Masyarakat Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, didorong ikut menjadi garda terdepan …

Festival Tani Ganding 2026 Jadi Panggung Produk Unggulan Masyarakat

PDF 📄SUMENEP – Festival Tani Kecamatan Ganding 2026 disiapkan bukan sekadar sebagai agenda hiburan masyarakat, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *