Taman Basra Jadi Pusat Perayaan HUT RI Warga Desa Godong

JOMBANG – Warga Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, memanfaatkan ruang publik desa sebagai tempat memperkuat kebersamaan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Pemerintah Desa (Pemdes) Godong menggelar upacara kemerdekaan di Taman Basuki Rahmat (Basra), Senin (17/8), yang diikuti ratusan warga dari 28 Rukun Tetangga (RT).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni peringatan kemerdekaan, tetapi juga dirancang sebagai wadah mempererat hubungan antarwarga. Peserta dari setiap RT hadir dengan beragam pakaian, mulai pakaian adat, batik, hingga seragam sekolah, yang sekaligus menjadi bagian dari kompetisi antarkelompok.

Kepala Desa (Kades) Godong Dwi Marwati mengatakan, setiap RT mengirimkan sepuluh orang perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Selain warga, komunitas gowes turut ambil bagian dalam upacara yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

”Total di wilayah desa kami ada 28 RT, dan setiap RT mengirimkan sepuluh orang perwakilan, termasuk ada juga peserta dari komunitas gowes,” terang Dwi.

Kehadiran ratusan warga membuat Taman Basra yang selama ini menjadi salah satu ikon desa sekaligus ruang publik semakin ramai. Kompetisi kostum antarkelompok menjadi salah satu cara panitia meningkatkan partisipasi warga dalam peringatan kemerdekaan.

Menurut Dwi, penilaian kompetisi dilakukan berdasarkan kreativitas dan busana yang dikenakan masing-masing kelompok. Pemenang nantinya memperoleh apresiasi yang akan diumumkan dalam kegiatan pengajian akbar.

”Kami sengaja menyisipkan kompetisi antarperwakilan RT agar masyarakat semakin antusias.

Para pemenang akan kami umumkan pada saat pengajian akbar mendatang,” lanjut Dwi.

Dwi menilai konsep kebhinekaan dalam kegiatan tersebut memiliki makna lebih luas daripada sekadar memeriahkan HUT RI. Keberagaman penampilan warga diharapkan menjadi sarana membangun kerukunan dan memperkuat silaturahmi di lingkungan desa.

Pemanfaatan Taman Basra juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Ruang yang sehari-hari digunakan sebagai jalur pedestrian sekaligus sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) itu dialihfungsikan sementara sebagai tempat warga berkumpul dan memperingati kemerdekaan. Informasi mengenai kegiatan tersebut sebagaimana diberitakan Radar Jombang, Selasa, (18/08/2026).

Dwi berharap pemanfaatan ruang publik desa untuk kegiatan bersama dapat terus mendorong semangat kebersamaan sekaligus memberi dampak positif terhadap pembangunan Desa Godong.

”Penyelenggaraan upacara kemerdekaan di ruang publik desa ini diharapkan dapat semakin menguatkan rasa cinta tanah air warga kami, serta meningkatkan kekompakan antarwarga dalam bersama-sama membangun desa,” pungkasnya. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kementerian HAM Turunkan 150 Ribu Petugas ke Desa

PDF đź“„TIMIKA – Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menyiapkan 150.000 petugas tahap pertama …

HUT ke-81 RI, 5.000 Mangrove Ditanam untuk Selamatkan Pesisir Rote Ndao

PDF đź“„ROTE NDAO – Upaya pemulihan kawasan pesisir di Desa Baadale, Kabupaten Rote Ndao, Nusa …

Masjid Wapauwe Bertahan 600 Tahun Berkat Aturan Adat

PDF đź“„MALUKU – Masjid Tua Wapauwe di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, tetap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *