UMKM Desa Klumprit Mulai Beralih ke Transaksi Digital lewat QRIS

CILACAP – Digitalisasi transaksi mulai didorong sebagai bagian dari penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Klumprit, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB University, mahasiswa mendampingi pelaku UMKM setempat dalam pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) agar transaksi usaha lebih mudah sekaligus mendorong pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital.

Pendampingan tersebut dilakukan setelah mahasiswa menemukan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Desa Klumprit masih mengandalkan transaksi tunai. Di sisi lain, penggunaan pembayaran digital terus berkembang sehingga kondisi itu dinilai menjadi peluang bagi usaha desa untuk meningkatkan layanan kepada konsumen.

Program tersebut merupakan bagian dari tema “Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio-Resilience“. Konsep tersebut menekankan kemampuan masyarakat untuk beradaptasi terhadap perubahan, memanfaatkan peluang, serta mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University tidak hanya membantu pembuatan QRIS, tetapi juga memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai manfaat transaksi non-tunai dan pengelolaan usaha berbasis teknologi. Pendampingan mencakup penyiapan dokumen administrasi hingga proses pendaftaran kepada penyelenggara jasa pembayaran yang bekerja sama dalam penerbitan QRIS.

Dengan satu kode QR yang telah terstandarisasi secara nasional, pelaku UMKM dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi pembayaran digital yang mendukung QRIS. Sistem tersebut juga memberikan alternatif transaksi bagi konsumen yang tidak membawa uang tunai.

Koordinator mahasiswa KKNT Desa Klumprit menjelaskan bahwa penggunaan QRIS diarahkan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi.

“Implementasi QRIS diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk adaptasi UMKM terhadap perkembangan teknologi. Selain memberikan kemudahan bagi konsumen dalam bertransaksi, sistem pembayaran digital juga dapat membantu pelaku usaha melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertata sehingga mendukung pengelolaan usaha yang lebih baik.”

Sebagaimana diberitakan Good News From Indonesia, Senin, (10/08/2026), program tersebut mendapat respons positif dari sejumlah pelaku UMKM di Desa Klumprit. Pendampingan mahasiswa dinilai membantu pelaku usaha memahami manfaat pembayaran digital sekaligus mempermudah tahapan administrasi yang sebelumnya belum banyak diketahui.

Bagi pelaku usaha, penerapan QRIS membuka pilihan pembayaran yang lebih fleksibel. Sementara bagi konsumen, sistem tersebut memungkinkan transaksi dilakukan tanpa harus bergantung pada uang tunai selama menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS.

Program ini juga memperlihatkan peran perguruan tinggi dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kapasitas dan literasi digital. Kolaborasi mahasiswa, pemerintah desa, pelaku UMKM, serta pihak terkait diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pemanfaatan teknologi sehingga digitalisasi tidak berhenti pada pembuatan QRIS, tetapi berkembang menjadi bagian dari pengelolaan usaha masyarakat Desa Klumprit. []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Kebakaran TNBTS Capai 176 Hektare, Pemadaman Diperkuat

PDF 📄PROBOLINGGO – Meluasnya kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru …

Gapura HUT RI Desa Ta’aba Dibangun Warga Secara Gotong Royong

PDF 📄MALAKA – Semangat gotong royong warga Desa Ta’aba, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka (Malaka), Nusa …

33.785 Peserta Tuntaskan Pelatihan Koperasi Merah Putih

PDF 📄JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan peserta pelatihan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *