Dari Desa Sebulu Ulu, Kasus Dugaan Keracunan MBG Masuk Tahap Pemeriksaan

KUTAI KARTANEGARA – Puluhan siswa di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menjalani pemeriksaan medis setelah mengalami keluhan pusing, sakit perut, hingga mual usai menyantap hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (03/08/2026). Pemerintah daerah kini melakukan investigasi terhadap dapur penyedia makanan untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Camat Sebulu Edy Fahruddin mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar akan menurunkan tim untuk memeriksa proses pengolahan makanan di dapur MBG yang berada di Desa Sebulu Ulu. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan faktor penyebab munculnya keluhan kesehatan pada para penerima manfaat.

“Besok kemungkinan ada tim yang turun dari Dinas Kesehatan untuk investigasi dapur. Kalau urusan teknis di dapur saya kurang paham, itu nanti ditangani oleh yang berwenang,” kata Edy Fahruddin saat dihubungi, Senin.

Edy menyampaikan, pemerintah kecamatan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar serta instansi terkait agar penanganan berjalan maksimal. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

“Kami tetap berkoordinasi dengan kabupaten maupun instansi terkait. Kami juga menjaga agar informasi yang beredar di media sosial tidak simpang siur,” katanya.

Berdasarkan data sementara dari Puskesmas Sebulu I, sebanyak 46 pasien telah menjalani pemeriksaan medis. Dari jumlah tersebut, 27 orang mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD), sedangkan 19 pasien lainnya diperiksa melalui Poli Anak.

Para siswa yang mengalami keluhan berasal dari sejumlah sekolah, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Dasar Negeri (SDN) 025 Sebulu, Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta SDN 003 Sebulu Ulu.

Selain siswa, seorang ibu dari Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Cempa Unggu di Desa Sebulu Ulu yang bertugas mencicipi makanan sebelum dibagikan kepada balita juga dilaporkan mengalami gejala serupa dan mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Edy memastikan kondisi para siswa terus dipantau. Puskesmas Sebulu I juga memastikan ketersediaan obat-obatan untuk mendukung proses penanganan apabila masih terdapat warga yang mengalami keluhan.

“Dari pihak puskesmas tadi kami berdiskusi sampai sekitar pukul 18.00 Wita. Obat-obatan juga dipastikan masih tersedia. Kami terus mengawal penanganan ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan pemeriksaan dan obat-obatan karena kondisi mereka tidak menunjukkan tanda yang mengkhawatirkan.

“Keluhannya ditangani, dikasih obat, lalu langsung pulang. Artinya tidak ada yang mengkhawatirkan. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang datang malam hari dengan keluhan serupa,” katanya.

Koordinator Satuan Tugas (Satgas) MBG Kukar Sunggono mengatakan, Pemkab Kukar bersama Dinkes dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait masih melakukan pendataan serta pengambilan sampel makanan untuk diuji laboratorium.

“Sampai saat ini jajaran masih melengkapi data dan memantau secara langsung kondisi korban di lapangan. Kami mengambil sampel makanan serta mengumpulkan hasil pemeriksaan medis pasien untuk menentukan penyebab pasti keracunan,” terang Sunggono.

Pemkab Kukar memastikan proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh dan hasil pemeriksaan laboratorium akan disampaikan kepada masyarakat setelah seluruh data terkumpul. Pemerintah juga menyiagakan tim medis selama 24 jam untuk menerima laporan apabila masih ada siswa atau warga yang mengalami gangguan kesehatan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Energi Alternatif dari Sampah Menanti Kepastian Hukum di Kendal

PDF đź“„KENDAL – Inovasi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif bernama Petasol di Desa Margorejo, …

Potensi Desa Digarap Serius, Lahan BUMDes Limau Manis Hasilkan Panen Jagung

PDF đź“„INDRAGIRI HILIR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mianggul Gemilang Desa Limau Manis, Kabupaten …

PMAAS Jadi Harapan Baru Petani Indramayu Tingkatkan Produktivitas Padi

PDF đź“„INDRAMAYU – Petani Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai menguji penerapan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *