Jembatan Garuda Jadi Penopang Akses Pertanian dan Ekonomi Pedesaan PPU

PENAJAM PASER UTARA – Akses warga menuju lahan pertanian dan pusat kegiatan ekonomi di Desa Sebakung Jaya, Kecamatan Babulu, kini semakin lancar setelah Jembatan Garuda resmi difungsikan pada Jumat (24/7/2026). Infrastruktur tersebut diharapkan mempercepat distribusi hasil pertanian sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat pedesaan.

Jembatan Garuda merupakan salah satu dari empat jembatan yang dibangun di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melalui kolaborasi Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dalam program Karya Bakti Komando Distrik Militer (Kodim) 0913/PPU.

Peresmian dilakukan oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor bersama jajaran Kodim 0913/PPU. Keberadaan jembatan tersebut dinilai mampu mengurangi hambatan transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya petani dalam mengangkut hasil panen.

Mudyat Noor mengatakan pembangunan infrastruktur tetap menjadi kebutuhan masyarakat meskipun pemerintah sedang menerapkan efisiensi anggaran. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi solusi untuk mempercepat pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Jembatan ini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses menuju lahan pertanian maupun pusat aktivitas ekonomi.”

“Meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas,” ungkapnya.

Selain membangun jembatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU juga terus mendorong pembangunan jalan pertanian dan jalan lingkungan yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Mudyat Noor juga mengajak masyarakat menjaga infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jembatan ini harus kita rawat bersama. Dengan begitu manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, bukan hanya oleh kita hari ini, tetapi juga oleh generasi yang akan datang,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0913/PPU Fandy Satria Dwi Wahyuono mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil gotong royong antara TNI dan masyarakat.

“Dengan diresmikannya Jembatan Garuda ini, kami berharap akses transportasi warga menuju pusat kegiatan ekonomi dan pendidikan semakin lancar, hasil pertanian lebih mudah dipasarkan, serta hubungan antarwarga dan antardesa semakin erat,” kata Fandy.

Program pembangunan tersebut merupakan bagian dari kerja sama pemerintah pusat melalui Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Darat. Di PPU, pembangunan dilaksanakan di empat lokasi untuk meningkatkan akses masyarakat menuju kawasan pertanian, permukiman, dan fasilitas pendidikan, sebagaimana diberitakan Tribun Kaltim, Jumat (24/07/2026). []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Bantuan Bibit hingga Pemeriksaan Kesehatan Warnai Kunjungan Bupati Karo

PDF 📄KARO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menghadirkan pelayanan terpadu bagi masyarakat Kecamatan Kutabuluh melalui …

Ngaben Kinembulan Desa Adat Kubu Berlangsung Lancar hingga Malam Hari

PDF 📄BANGLI – Sebanyak 106 jenazah mengikuti rangkaian Pitra Yadnya Ngaben Kinembulan yang digelar secara …

Lingkungan Bersih dan Warga Kompak, Desa Tumbang Titi Sambut HUT RI

PDF 📄KETAPANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Tumbang Titi, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang (Ketapang), Kalimantan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *