SEKADAU – Sebanyak 15 Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Sekadau Hulu bersepakat membawa aspirasi masyarakat ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) guna mempercepat penyelesaian ruas Jalan Sejirak-Rawak yang hingga kini masih menyisakan sekitar tujuh kilometer belum terbangun. Langkah tersebut ditempuh karena jalan tersebut dinilai menjadi akses utama bagi mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian di wilayah pedesaan.
Kesepakatan itu mengemuka dalam kegiatan coffee morning yang digelar Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Sekadau Hulu bersama masyarakat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta para Kades pada Selasa (14/7/2026). Forum tersebut dimanfaatkan sebagai wadah menyerap berbagai aspirasi pembangunan di wilayah Kecamatan Sekadau Hulu.
Camat Sekadau Hulu Fransisco Wardianus mengatakan masyarakat menaruh harapan besar agar pembangunan Jalan Sejirak-Rawak segera diselesaikan karena memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Harapan masyarakat tentu pembangunan Jalan Sejirak-Rawak dapat diselesaikan secara tuntas. Infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.”
Ia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat sekitar tujuh kilometer ruas jalan yang belum rampung sehingga masih menjadi hambatan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan pokok.
Sebagai tindak lanjut, para Kades berencana melakukan audiensi ke Kantor Gubernur Kalbar untuk menyampaikan langsung aspirasi masyarakat terkait percepatan penyelesaian proyek tersebut.
“Kami bersama 15 kepala desa akan melakukan audiensi ke KantorGubernur Kalimantan Barat”
“Fokus kami adalah mendorong agar pembangunan Jalan Sejirak-Rawak yang masih tersisa sekitar tujuh kilometer bisa diselesaikan secara menyeluruh,” katanya.
Menurut Fransisco, pembangunan jalan secara menyeluruh akan memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat desa. Aspirasi yang dihimpun dalam forum tersebut juga akan diteruskan kepada pemerintah daerah dan Pemprov Kalbar sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan, sebagaimana diberitakan Tribun Pontianak, Selasa (14/07/2026). []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara