SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mewajibkan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sumedang memiliki sistem pengelolaan sampah terpadu agar seluruh sampah yang dihasilkan dapat diselesaikan di lingkungan sekolah tanpa bergantung pada tempat pembuangan akhir.
Kebijakan tersebut disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 1 Sumedang di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (14/7/2026). Fasilitas pengolahan sampah yang disiapkan akan mengadopsi sistem yang diterapkan di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS).
“Dipilah organik dan anorganik, yang organik buat kompos. Organik seperti kertas, plastik dijual dan residu yang sedikit dibakar. Saya harap pengelolaan sampahnya bisa selesai di sini,” kata Dony, sebagaimana diberitakan Pikiran Rakyat, Rabu (15/07/2026).
Menurutnya, pihak sekolah perlu menyiapkan petugas khusus yang bertanggung jawab mengelola sampah sehingga proses pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Saya harap tempatnya nanti disediakan dan sampahnya bisa beres langsung di sini. Nanti kolaborasi dengan pak Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan biar bisa tuntas,” katanya.
Selain pengelolaan sampah, Dony meminta kawasan depan SRT 1 tetap steril dari bangunan liar. Ia menegaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) harus memastikan tidak ada pembangunan yang melanggar aturan di sekitar sekolah.
“Tempat ini harus clear dimulai dari sekarang, jangan ada proses pembiaran. Tidak boleh membangun bangunan bukan pada tempatnya apalagi dilahan bukan milik kita,” ujarnya.
SRT 1 Sumedang pada tahun ajaran ini mengawali MPLS yang diikuti 501 peserta didik. Selain berasal dari Sumedang, sekolah tersebut juga menerima 60 pelajar dari Kota Tasikmalaya dan 30 pelajar dari Kabupaten Garut karena pembangunan Sekolah Rakyat di kedua daerah tersebut masih berlangsung.
Melalui penyediaan fasilitas pengolahan sampah terpadu dan penataan kawasan sekolah, Pemkab Sumedang berharap SRT 1 dapat menjadi contoh lingkungan pendidikan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara