Warga Desa Padanglampe Dibekali Pengetahuan Keamanan Pangan

PANGKEP Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar memperkuat peran masyarakat Desa Padanglampe melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Komunitas Desa guna membangun budaya keamanan pangan yang berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari upaya menjadikan desa sebagai garda terdepan dalam menciptakan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi bagi masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Padanglampe, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional (Pro PN) Keamanan Pangan Tahun 2026. Bimtek diikuti Kepala Desa (Kades) Padanglampe selaku Ketua Tim Keamanan Pangan Desa, anggota tim, serta 20 perwakilan komunitas dari unsur keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, BBPOM Makassar berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya keamanan pangan sekaligus memperkuat partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemilihan bahan pangan, pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian makanan yang aman untuk dikonsumsi.

Kades Padanglampe Andi Parenrengi menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat desa.

“Kegiatan ini sangat baik. Saya berharap ilmu yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada masyarakat luas sehingga tercipta budaya sadar keamanan pangan di lingkungan Desa Padanglampe,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Rri, Jumat (26/06/2026).

Ketua Tim Pro PN BBPOM Makassar Hamka Hasan menjelaskan bahwa keamanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas.

“Bimbingan teknis ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat desa mengenai pentingnya keamanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pangan yang aman dan sehat. Peserta dibekali berbagai informasi mengenai cara memilih, mengolah, menyimpan, dan menyajikan pangan yang aman guna mencegah risiko cemaran pada produk pangan,” jelasnya.

Selain menerima materi, para Kader Keamanan Pangan Desa yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya juga mempraktikkan kembali pengetahuan yang diperoleh. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyebarluaskan edukasi keamanan pangan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Salah seorang Kader Keamanan Pangan dari unsur keluarga, Nuraeni, menekankan pentingnya penerapan Lima Kunci Keamanan Pangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Lima Kunci Keamanan Pangan harus diterapkan dalam perilaku sehari-hari. Sebagai ibu rumah tangga, kita dapat memulainya dari dapur keluarga dengan menjaga kebersihan, mengolah pangan secara benar, serta memastikan pangan yang dikonsumsi aman bagi seluruh anggota keluarga,” paparnya.

BBPOM Makassar berharap sinergi antara pemerintah desa, Tim Keamanan Pangan Desa, kader, dan masyarakat terus diperkuat sehingga Desa Padanglampe dapat menjadi desa mandiri yang berbudaya keamanan pangan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan terlindungi dari risiko pangan yang tidak aman menuju Indonesia Emas 2045. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Warga Kini Bisa Akses Layanan Pengadilan dari Kantor Desa di Mempawah

PDF đź“„MEMPAWAH – Upaya memperluas akses layanan hukum hingga tingkat desa terus diperkuat Pengadilan Agama …

Warga Samaenre Jaga Tradisi Leluhur Lewat Pesta Adat Pallipa Pute’e

PDF đź“„PINRANG – Ratusan warga Dusun Katteong, Desa Samaenre, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang bergotong …

Perbaikan Jalan Dusun Maor Diharapkan Lancarkan Distribusi Hasil Pertanian

PDF đź“„BOJONEGORO – Perbaikan akses transportasi di wilayah pedesaan kembali dilakukan melalui kegiatan gotong royong …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *