Desa Bringin Didorong Perkuat Kesadaran Kesehatan lewat KKN UNW

SEMARANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Ngudi Waluyo (KKN UNW) mendorong masyarakat Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, meningkatkan kesadaran kesehatan melalui edukasi hipertensi, penggunaan obat yang tepat, aktivitas fisik, hingga pemanfaatan teknologi untuk mengenalkan tanaman obat keluarga (TOGA).

Rangkaian kegiatan yang digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026, melibatkan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Karang Taruna, pemerintah desa, dan masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari KKN UNW Berdampak yang menggabungkan edukasi kesehatan dengan pemberdayaan masyarakat.

Sebagaimana diberitakan Kompasiana, Jumat (14/08/2026), kegiatan mencakup empat program utama, yakni edukasi hipertensi, sosialisasi Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar (Dagusibu), Senam Jantung Sehat, serta digitalisasi TOGA.

Dalam edukasi hipertensi, mahasiswa memberikan pemahaman mengenai faktor risiko penyakit, pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pentingnya pemeriksaan tekanan darah secara berkala. Materi tersebut diarahkan agar masyarakat dapat melakukan pencegahan sejak dini dan membangun kebiasaan hidup sehat.

Sementara melalui program Dagusibu, warga diberikan pemahaman mengenai cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat secara benar. Edukasi ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan penggunaan obat sekaligus mencegah dampak yang berpotensi merugikan kesehatan dan lingkungan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Senam Jantung Sehat yang diikuti ibu-ibu PKK dan Karang Taruna. Selain mendorong aktivitas fisik, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat interaksi dan kebersamaan masyarakat.

Program lain yang menjadi perhatian ialah digitalisasi TOGA. Mahasiswa membagikan bibit tanaman, antara lain jambu, salam, dan kayu putih, kepada masyarakat untuk ditanam di lingkungan rumah.

Informasi mengenai manfaat, penggunaan, dan perawatan tanaman tersebut juga dikemas dalam sebuah situs yang dapat diakses melalui QR Code. Dengan cara itu, pengetahuan mengenai TOGA tidak hanya disampaikan secara langsung, tetapi dapat diakses kembali oleh masyarakat melalui media digital.

Ketua KKN, Muhammad Zulfa Hafizudin Izma, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen mahasiswa untuk memberikan manfaat nyata selama melaksanakan KKN di Desa Bringin. Melalui program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan kesehatan dan sosial di tingkat desa.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan dan manfaat yang bisa diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. KKN bukan hanya tentang hadir di desa, tetapi bagaimana mahasiswa dapat memberikan kontribusi yang berdampak dan meninggalkan manfaat bagi masyarakat,” ujar Muhammad Zulfa Hafizudin Izma.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Satria Avianda Nurcahyo menekankan pentingnya kesinambungan program agar edukasi kesehatan yang diberikan tidak berhenti setelah kegiatan KKN berakhir. Pengetahuan yang diperoleh masyarakat diharapkan dapat diterapkan secara konsisten melalui kegiatan pemberdayaan berikutnya.

KKN UNW juga menyiapkan program lanjutan berupa pencegahan stunting dan demonstrasi pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan gizi, terutama bagi ibu dan anak, sekaligus memberikan contoh pengolahan makanan tambahan yang bergizi dengan memanfaatkan bahan pangan di sekitar.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa di desa tidak hanya diarahkan pada kegiatan akademik, tetapi juga pada penguatan pengetahuan, kesehatan keluarga, dan pemanfaatan teknologi. Program yang melibatkan masyarakat secara langsung diharapkan dapat berlanjut menjadi kebiasaan positif setelah masa KKN berakhir. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Zulhas Pastikan 35 Ribu Kopdes Siap Beroperasi September

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah menargetkan 35 ribu unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kelurahan Merah Putih) …

Ekonomi RI Tumbuh 5,45 Persen, Investasi Tembus Rp1.010 Triliun

PDF 📄JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 dibarengi upaya …

KKN Gelombang 116 Unhas Tinggalkan 12 Desa dengan Puluhan Inovasi

PDF 📄 LUWU TIMUR – Sebanyak 75 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *